Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Manfaatkan PLTS, Warga Pulau Miang Dialiri Listrik 24 Jam  Biaya Lebih Ringan, Dimanfaatkan 120 KK

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SANGATTA – Desa Pulau Miang Kecamatan Sangkulirang mulai dialiri listrik 24 jam. Namun bukan berasal dari PLN, melainkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

PLTS inilah yang menyelamatkan warga setempat. Keberadaan PLTS sangat membantu. Pasalnya, warga dapat melakukan apapun tanpa harus menunggu malam hari. Lampu menyala siang hari.

Tentu saja, anugrah ini dimanfaatkan warga sebaik mungkin. Baik untuk menonton  TV, membuka usaha, dan aktifitas yang menggunakan listrik lainnya.

Dikatakan Kepala Desa Pulau Miang, Majedi sebelum hadirnya PLTS ini, warga hanya memanfaatkan genset. Genset hanya hidup di malam hari. Waktunya pun terbatas. Tengah malam dimatikan kembali. Bahkan jauh sebelumnya hanya menggunakan lampu tembok.

Menggunakan genset memang cukup membantu. Hanya saja tak maksimal. Tak jarang mesin mengalami kerusakan. Paling memberatkan ialah bayarannya. Bayarannya sekira Rp 300-400 ribu per bulan.

DIBANTU TENAGA SURYA: Hadirnya PLTS di Pulau Miang sangat membantu warga dalam hal penerangan.(Humas For Sangatta Post)

Sedangkan menggunakan PLTS, warga merasa ringan. Cukup membantu dan terbilang cukup. Bagaimana tidak, meskipun banyak penggunaaan, warga hanya mengeluarkan Rp 30 ribu per bulan. Cukup berlipat-lipat saat menggunakan genset.

“Berkat program pembangunan PLTS.  Masyarakat Desa Pulau Miang yang dulunya hanya merasakan listrik di malam hari, itupun hanya beberapa jam, saat ini nampak bahagia karena menikmati listrik 24 jam setiap hari,” ujar Majedi menceritakan.

Katanya, yang menikmati PLTS tersebut sebanyak 120 KK. Mereka semua sudah merasakan manisnya listrik. Bahkan, tidak hanya di rumah saja, akan tetapi lampu menerangi hingga jalan-jalan. Jalanan mulai terang. Sudah terlihat dari satu rumah ke rumah lainnya.

“Wargapun bebas menonton televisi pada siang hari tanpa khawatir mati lampu ataupun tagihan bengkak,” katanya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments