Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Pemuda di Bawah Umur Terkapar di Jalan Usai Pesta Miras Tenggak Alkohol Oplosan di Berebas Tengah

Published

on

Dibaca normal 1 menit

BONTANG – Seorang pemuda di bawah umur berinisial DD, warga Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, ditemukan tidak sadarkan diri di jalan wilayah Kelurahan Berebas Tengah. DD diketahui pingsan usai menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan bersama dua temannya, Rabu (10/10) malam lalu.

Korban pingsan akibat mengkonsumsi miras dengan kadar alkohol tinggi yang dicampur dengan minuman berenergi. Sementara dua temannya kabur usai diciduk warga. “Sebenarnya yang mengamankan mereka FKPM kelurahan Berebas Tengah, namun memang dibantu oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Laut,” jelas Ketua FKPM Kelurahan Tanjung Laut, Darman.

Dikatakan Darman, saat anak-anak tersebut menggelar pesta miras, warga sekitar tidak berani untuk menegurnya. Hingga akhirnya warga meminta tim FKPM Kelurahan Berebas Tengah menciduk tiga pemabuk tersebut. Sayangnya, dua di antaranya kabur dan DD yang terkapar dibiarkan terkapar di jalanan. “Anak (DD, Red.)  sempat muntah-muntah hingga akhirnya terbaring di jalanan,” ujarnya.

Saat FKPM Kelurahan Berebas Tengah dan FKPM Kelurahan Tanjung Laut serta Bhabinkamtibmas hendak menangani DD, tak lama orang tua DD tiba di TKP. Kepada Bhabinkamtibmas, orang tua DD mengaku bahwa anaknya tak pernah menenggak miras. “Karena sudah sering mengingatkan, tetapi orang tua atau anak-anak ini seperti tidak mendengarkan, akhirnya kami lepaskan dan orang tuanya sendiri yang menelpon ambulans,” terang dia.

Untuk barang bukti, ditemukan satu botol air mineral ukuran besar yang didalamnya terdapat miras oplosan. Ada juga botol bir, serta obat penambah stamina lainnya.

Darman meminta para orang tua lebih mengawasi anak-anaknya. Ketika anak sering keluar rumah di malam hari, sebaiknya perlu dicurigai. “Kenali teman-teman sepergaulan anaknya, agar bisa memastikan anak-anak tidak salah pergaulan. Mengingat kenakalan remaja selalu saja terjadi, meski upaya pembinaan sudah diberikan oleh aparat keamanan,” tukasnya. (mga)

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments