Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Harga Komoditas Terpantau Stabil  Tak Terpengaruh Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi 

Published

on

Dibaca normal 4 menit

SAMARINDA – Pada 10 Oktober lalu, pemerintah pusat melalui PT Pertamina telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti pertamax series, dex series, serta biosolar non-public service obligation (PSO). Namun demikian, sejauh ini perubahan harga itu belum mengerek inflasi.

Hal ini terbukti dari pantauan Metro Samarinda terhadap sembilan kebutuhan pokok di Pasar Segiri Samarinda. Komoditas yang jadi bahan dasar konsumsi masyarakat itu terpantau stabil.

Beras jenis biasa masih dijual Rp 11 ribu per kilogram (kg). Begitu juga dengan beras medium dan premium. Keduanya tidak mengalami perubahan dibanding pekan sebelumnya.

Sementara harga daging sapi masih dijual Rp 125 ribu per kg. Tidak berbeda dengan pekan lalu. Ayam pedaging dengan ukuran 1,2 kg dijual Rp 45 ribu. Harganya menurun ketimbang pekan lalu yang dijual Rp 48 ribu.

Bawang merah turun Rp 1.000 per kg dibanding minggu lalu. Sebelumnya dijual Rp 16 ribu. Pekan ini dijual Rp 15 ribu per kg. Sebaliknya harga bawang putih meningkat Rp 20 ribu per kg. Sebelumnya dijual Rp 18 ribu. (selengkapnya lihat info grafis).

Pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Aji Sofyan Effendi mengatakan, kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut mengikuti tren kenaikan harga minyak di pasar global.

Sejak awal, pemerintah pusat telah mengambil kebijakan bahwa perubahan harga BBM nonsubsidi bergerak sesuai mekanisme pasar dunia. Jika harga minyak dunia naik, maka harga di tingkat nasional juga akan ikut terkerek.

Karenanya, dia mengingatkan pada masyarakat agar tidak panik dengan perubahan harga BBM tersebut. Pasalnya, BBM nonsubsidi hanya digunakan kalangan menengah ke atas.

“Kalau benar ini akan naik, maka tentu BBM nonsubsidi hanya digunakan untuk kendaraan yang dimiliki kalangan menengah ke atas. Artinya, dampak secara ekonomi sih tidak terlalu berbahaya,” jelasnya, Rabu (10/10) lalu.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca