Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Belum Cair, Dewan Tanpa Anggaran  Legislator dan Staf Pakai Dana Pribadi untuk Kegiatan

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Sejumlah anggota DPRD Kaltim mengeluhkan belum cairnya anggaran untuk kegiatan kedewanan. Padahal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kaltim 2018 telah disahkan pada akhir September lalu. Di anggaran perubahan itu, Sekretariat Dewan (Setwan) mendapatkan Rp 34 miliar.

Belum adanya pencairan anggaran tersebut membuat kegiatan dewan terlaksana tanpa didukung pendanaan dari APBD. Akibatnya terdapat anggota dewan yang menggunakan dana pribadi untuk melaksanakan tugasnya.

Salah seorang anggota DPRD Kaltim yang tidak ingin dikorankan namanya menyebut, sudah dua bulan terakhir dirinya tidak mendapatkan “asupan” anggaran. Untuk menopang kegiatannya di sekretariat dan pertemuan dengan konstituen.

Ketika bertemu dengan rakyat, dia kerap merogoh kocek pribadi. Padahal dalam setiap kegiatan dewan, terdapat anggaran yang disediakan lewat APBD Kaltim.

“Iya sulit juga jadinya kalau begini terus. Ini saja gunakan gaji sendiri. Ya terpaksa begitu kan. Kami tunggu saja anggaran cair,” katanya belum lama ini.

Efeknya, intensitas pertemuan dengan konstituen terpaksa dikurangi. Padahal menjelang pemilu, pertemuan dengan rakyat mesti ditingkatkan.

“Terpaksa kami bersabar dulu. Mungkin dalam beberapa minggu ke depan sudah ada pencairan. Biasanya sih begitu. Kalau lambat, bisa saja imbasnya nanti kegiatan lain tertunda. Karena kami tidak bisa terus mengandalkan uang pribadi,” sebutnya.

Senada, seorang staf di Setwan Kaltim berinisial AM (40) mengatakan, tidak hanya anggota dewan yang belum menerima anggaran untuk kegiatannya. Pegawai di Gedung Karang Paci juga hanya mengandalkan gaji bulanan.

“Terpaksa hanya ngandalin gaji. Kalau hanya gaji, enggak bakalan cukup untuk biaya hidup. Namanya kami ini banyak kebutuhan. Tidak hanya kebutuhan pribadi. Di rumah juga butuh uang,” katanya.

Sebelumnya, Sekretariat Dewan (Sekwa) Kaltim, Muhammad Ramadhan membenarkan belum adanya pencairan dana untuk kegiatan dewan. Hal itu terjadi karena kas di Setwan telah “terkuras” untuk kegiatan sejak awal tahun.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments