Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Jual Narkoba, Dua Pengangguran Diciduk Diamankan dengan Barang Bukti Sabu-Sabu

Published

on

Dibaca normal 1 menit

BONTANG – Dua orang pengangguran nekat melakukan bisnis barang haram akibat tuntutan ekonomi. Kedua tersangka tersebut yakni AM (35) warga Jalan Dipenogoro Berbas Pantai, dan KM (32) warga Jalan Poros Sangatta Bontang. Mereka diamankan di Jalan MH Thamrin RT 25 Kelurahan Bontang Baru Kecamatan Bontang Utara pada Rabu (10/10) lalu.

Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Mukti melalui Kasubag Humas Iptu Suyono mengatakan, keduanya diamankan di salah satu rumah kontrakan pada pukul 17.15 Wita. Awalnya AM terlebih dahulu diamankan.

“Dari tangannya, polisi menemukan 1 bungkus plastik berisi butiran kristal yang diduga narkotika jenis sabu sebanyak 1,08 gram,” jelas Suyono, Minggu (14/10) kemarin.

Tak hanya sabu-sabu, di rumah tersebut pun ditemukan satu unit timbangan digital warna hitam, 4 buah plastik klip, satu unit ponsel merek Samsung warna hitam dan uang senilai Rp 1,4 juta. “Semua barang tersebut diakui kepemilikannya oleh AM,” ujarnya.

AM pun diamankan ke Polres Bontang untuk dimintai keterangan. Saat dimintai keterangan, AM mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari KM. Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bontang pun segera melakukan penangkapan terhadap KM. KM merupakan warga Jalan Kemakmuran Dalam RT 01 RW007 Desa Sangatta Utara Kabupaten Kutim.

Namun KM juga diamankan di TKP yang sama. “Di tangan KM, terdapat sabu seberat 0,36 gram,” terang dia.

Selain sabu, ada juga barang bukti lainnya yang dimiliki KM berupa satu unit ponsel merek Samsung warna gold, uang tunai sebesar Rp 1,3 juta dan satu buah tas ransel hitam. “KM pun kami amankan ke Polres Bontang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Terhadap kedua tersangka, diduga melanggar Pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) UURI nomor 35 th 2009 tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya hingga 20 tahun penjara,” pungkasnya. (mga)

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments