Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Stok Darah Bontang Diklaim Stabil Terbantu Antusias Masyarakat untuk Donor

Published

on

Dibaca normal 1 menit

BONTANG – Hingga Oktober, Kantor Unit Transfusi Darah (UTD) Bontang yang berlokasi di Rumah Sakit Pupuk Kaltim (RS PKT) merilis, sepanjang 2018 stok darah rata-rata masih stabil. Meski permintaan darah oleh pasien cukup banyak, namun antusias masyarakat mendonorkan darahnya juga cukup banyak. Sehingga stok darah hingga saat ini masih terbilang aman.

Modesta Cerphiani, teknisi transfusi darah UTD Bontang mengatakan, hampir setiap bulan selalu ada kegiatan sosial donor darah yang dilakukan oleh berbagai instansi. Hal ini kata dia, cukup membantu untuk menambah stok darah di UTD Bontang.

Terbaru, para teknisi UTD juga membuka stand donor darah di acara jalan sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Pemkot Bontang yang dilaksanakan di Lapangan Bola Kelurahan Berbas Pantai, Sabtu (13/10) kemarin.

Hasilnya, sebanyak 41 kantong darah dari berbagai golongan berhasil dihimpun oleh UTD Bontang. “Ini membuktikan kesadaran warga Bontang akan pentingnya mendonorkan darahnya untuk membantu terhadap sesama juga begitu tinggi,” ucapnya saat diwawancara Bontang Post.

Ditanya soal stok darah per Oktober 2018 ini, Modesta menyebutkan untuk golongan darah A sebanyak 26 kantong. Sedangkan golongan darah B, sebanyak 37 kantong. Sementara untuk golongan O sebanyak 22 kantong, dan untuk golongan darah AB sebanyak 10 kantong.

Kata dia, stok tersebut sudah termasuk stok emergency.  “Tidak ada permintaan darah maupun pendonor darah yang golongannya mendominasi. Golongan darah yang mendonor maupun yang meminta sama-sama merata,” sebut Modesta.

Meski pendonor di kegiatn sosial cukup tinggi, namun Modesta tetap mengimbau kepada masyarakat bagi yang berkeinginan mendonorkan darahnya, bisa datang langsung ke Kantor UTD Bontang di RS PKT. Tepatnya pada jam kerja yaitu mulai pukul 08.00-20.00 Wita. (bbg)

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments