Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Dijadikan Percontohan, Belajar Sistem Pengoperasian Jargas BUMD Samarinda Kunjungi PT BME Bontang

Published

on

Dibaca normal 1 menit

BONTANG – PT BME Bontang menjadi percontohan sebagai operator jaringan gas (jargas) oleh daerah lain. Oleh karenanya, Perusda Pergudangan dan Aneka Usaha Samarinda berkunjung ke PT Bontang Migas Energi (BME) Bontang untuk belajar sistem pengoperasian jargas di Samarinda.

Direktur Utama (Dirut) Perusda Pergudangan dan Aneka Usaha Kota Samarinda, Khairul Fadly mengatakan, kunjungan mereka ke PT BME Bontang terkait persiapan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Samarinda untuk mengelola jargas, yang saat ini sudah teralokasi 4.500 sambungan rumah (sr).

“Kami mendalami bagaimana pola kerja sama antara Pertagas dengan operator, karena nanti BUMD dipersiapkan sebagai operator berikutnya,” jelas Fadly saat ditemui di kantor PT BME Bontang, Senin (16/10) kemarin.

Fadly menyatakan, usai melihat paparan dari Dirut PT BME Bontang, pihaknya khusus di Bontang polanya adalah diserahkan atau dikelola penuh oleh PT BME. Sementara untuk Samarinda, hanya ditunjuk sebagai operator. Pasalnya, lanjut Fadly, Samarinda terbatas ilmu dan keterampilan. “Sejujurnya saya belum tahu polanya seperti apa, karena tiap BUMD kota beda-beda pola kerja samanya, antara Pertagas dengan operator daerah,” katanya.

Fadly juga menjelaskan jika jargas di Samarinda ditargetkan bisa berjalan pada awal 2019. “Insyaallah akhir tahun ini jaringan sudah dirampungkan, dan kemungkinan jargas bisa dinikmati warga pada awal 2019,” katanya.

Sementara itu, Direktur PT Bontang Migas Energi (BME) Bontang Kasmiran Rais, menyambut baik kunjungan kerja yang dilakukan BUMD Samarinda.

“Dari PPU juga mau kesini, dan mereka sudah menghubungi kami, karena di sana akan dibangun sebanyak 4.500 sambungan rumah,” ujar Kasmiran.

Dikatakan Kasmiran, kunjungan yang dilakukan BUMD Samarinda tidak lain untuk belajar bagaimana cara mengelola jaringan gas ke masyarakat. “Tadi sudah saya jelaskan sistem kerja sama yang kami lakukan dengan Pertagas Niaga, karena masing-masing BUMD berbeda-beda sistemnya, ada yang operator saja, semua biaya ditanggung oleh Pertagas Niaga, ada juga yang dikelola sepenuhnya,” pungkasnya.(mga)

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments