Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

Published

on

Dibaca normal 3 menit

AWAL pekan ini, netizen dihebohkan pesan berantai yang menyebar di berbagai platform media sosial. Pesan itu mengkhawatirkan. Isinya tentang paket gelap yang menyasar sejumlah rumah di Jogjakarta. Katanya, paket tersebut berasal dari jaringan narkoba Tiongkok.

Berikut isi pesannya. “Di jogja mulai ada paket gelap di tujukan ke toko2/rumah, Pdhl yg di kirimmi tdk pernah pesan. Toko toko/Rumah terus jd sasaran. Akan menerima COD dari Cina seperti itu. Kalau kita bilang tidak merasa pesan, maka KTP kita akan dipinjam dan difoto oleh pembawa paket, dg alasan untuk konfirmasi ke Cina katanya. Jangan mau difoto, walau pembawa COD itu terus ngotot, tetap jangan mau. Itu jaringan narkoba kita bisa terlibat. Mohon di infokan ke yang lainnya.”
Pesan di atas disertai dengan foto kertas resi pengiriman yang masih menempel di kardus. Dalam kertas resi itu terdapat nama pengirim ’’Tan Li’’. Alamatnya, 021 2590 88 26, Floor 3 YDL, Warehouse Zibian, Road Xiamao, The West, District Baiyun, Guangzhou, Guangdong, CN. Nama penerimanya Ulfa Fitria. Ada nomor telepon dan alamat Ulfa di Jogjakarta.

Kemarin Jawa Pos berhasil menghubungi Ulfa. Dia membenarkan telah menerima paket tersebut. Tapi, dia mengaku tidak menulis pesan seperti yang beredar di media sosial. Termasuk menyebut bahwa paket itu berisi narkoba dari Tiongkok. ’’Saya tolak karena merasa tidak pesan. Saya tidak mau tahu isinya. Saya tidak pernah menyebarkan kata-kata seperti yang tersebar di media sosial,’’ kata Ulfa.

Setelah diteliti tim Jawa Pos Clearing House of Information, ternyata paket itu dikirim dengan J&T. Nomor resinya JO0017706570. Beberapa waktu lalu, sekitar pukul 16.45, koran ini melakukan tracking nomor resi itu lewat situs resmi J&T. Hasilnya, paket tersebut ternyata dikirim dari Jakarta pada 9 September 2018 lalu.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments