Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Pemkot Pilih Panggil Golkar Terkait PAW Anggota Dewan Pindah Partai 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana memanggil ketua dan pengurus Partai Golongan Karya (Golkar). Pemanggilan ini dilakukan untuk menengahi tarik ulur terkait  proses pengantian antar waktu (PAW) anggota dewan yang pindah partai.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten I Sekretariat Kota (Setkot) Samarinda, Tejo Sutarnoto, usai rapat tertutup bersama sekretaris dewan (Sekwan), Senin (15/10) kemarin.

Ia mengatakan, langkah ini diambil untuk berdiskusi langsung dan melihat sebarapa jauh proses PAW yang dilayangkan partai berlogo beringin itu. Mengingat dari sekian banyak angggota dewan yang pindah partai, tiga eks kader Golkar yang harusnya sudah di-PAW itu kini terkendala oleh putusan sela.

“Dalam waktu dekat kami berencana memanggil mereka. Mungkin dalam satu atau dua minggu ini. Tujuan pemanggilan ini untuk klarifikasi langsung kepada partainya mengenai pengunduran diri itu,” tutur dia.

Jika merunut pada aturan, sebenarnya kelima anggota dewan yang pindah partai itu sekarang sedang dalam status quo. Sesuai PP Nomor 12 Tahun 2018. Namun ia menyebut, mungkin karena ada proses hukum yang masih berlangsung di pengadilan. Yang kemudian menjadi landasan anggota dewan tersebut tetap berkantor.

“Padahal untuk saat ini gaji mereka pun sedang ditunda. Termasuk tunjangan dan lainnya sebelum adanya putusan inkrah. Ini juga yang membingungkan kami,” ujarnya.

Sebenarnya, jika tidak ada putusan sela itu, proses PAW akan berjalan mulus tanpa kendala. Namun Tejo mengaku, putusan sela ini membuat pihaknya dilematis. Untuk itulah, pihaknya melakukan pertemuan dengan sekwan maupun dengan Partai Golkat nantinya.

“Makanya ini setelah dirapatkan baru kami bisa memutuskan. Kemarin-kemarin kan masih susah karena belum ada kesepahahaman,” ucapnya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments