Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

2019 Ganti Kepala OPD Bupati Tak Buru-Buru, Plt Diminta Selesaikan Tugas

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) banyak mengalami kekosongan kursi pimpinan Organisasi Pemerintahan Daerah  (OPD). Bahkan sampai tingkat sekretaris, kepala bidang, dan kepala seksi (kasie).

Sehingga jabatan itu untuk sementara diisi oleh Plt. Bahkan, tidak di antara mereka yang rangkap jabatan. Kepala bidang merangkap Plt Sekretaris dan kepala.

Menyikapi hal itu, Bupati Kutim Ismunandar mengaku tak buru-buru melakukan pencarian pimpinan baru. Plt masih diberikan kesempatan untuk menyelesaikan tugas di tahun 2018.

“Proses tahun anggaran berjalan. Menyelesaikan dulu (Plt)  tugas yang ada,” ujar Bupati Ismu.

Kemungkinan kata dia, jika tak ada halangan, perombakan pimpinan akan dilakukan awal tahun 2019. Khususnya mengisi kursi yang kosong. Hal itu wajib dilakukan agar roda OPD berjalan maksimal seperti yang diharapkan.

“Di ujung tahun. Awal tahunan kemungkinan (mengisi kursi kosong),” kata mantan Sekda itu.

Tentu saja kata dia, pimpinan OPD nantinya yang dapat bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terpenting berkualitas dan diupayakan sesuai dengan kompetensinya.

“Karena kami mengharapkan pemimpin yang bekerja. Pemimpin yang peduli kepada masyarakat. Sehingga semua berjalan dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan  Penelitian (BKPP) Kutim, Zainuddin Aspan menuturkan jika banyak kursi jabatan yang kosong di Kutim. Ada beberapa faktor kursinya kosong tersebut. Pertama, masalah pensiun, mutasi, dan meninggal dunia.

Di antara kursi di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong ialah Dinas Kebudayaan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Satpol PP, Diskominfo,  dan Badan Ketahanan Pangan.

Semua jabatan yang kosong itu merupakan jabatan inti yakni kepala dinas dan badan. Belum termasuk level kepala bidang dan kasie. Namun, Zai, sapaan akrabnya, tak berani menentukan waktu pengisian kursi jabatan tersebut. Semua katanya diserahkan kepada atasan yakni Bupati Kutim.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca