Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Pembangunan Dua Masjid Belum Kelar Dewan Sidak, Pertanyakan Struktur Lantai Tanpa Keramik

Published

on

Dibaca normal 3 menit

BONTANG – Dua masjid dibangun menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Bontang tahun ini. Meliputi masjid As-Salam dan Nurul Ittihad. Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh komisi III DPRD, keduanya masih belum kelar. Akan tetapi progres dari pembangunan sendiri diprediksi bakal selesai sebelum durasi pengerjaan habis.

Pada pembangunan Masjid As-Salam yang berlokasi di Berbas Pantai, Busman perwakilan dari CV Buana Dwi Persada mengatakan, progres telah mencapai 67 persen. Jika ditilik per kemarin, maka terjadi surplus progres sejumlah satu persen dari perencanaan semula. Progres tersebut di luar pembelian material dan kubah.

“Ini tinggal memasang dinding dan atap. Termasuk finishing seperti pemasangan instalasi listrik,” kata Busman.

Busman pun optimistis pengerjaan selesai sebelum 4 Desember. Mengingat hingga kini tidak ada kendala yang dialami oleh kontraktor. Pemasangan kubah dan atap sendiri masih menunggu pekerja dari Banjarmasin. Diprediksi beberapa hari lagi tenaga kerja tersebut akan datang.

Sayangnya, bangunan yang mampu menampung sekira 700 jemaah ini pengerjaannya tidak termasuk pemasangan keramik lantai dan pengecatan. Dikatakan Kasi Tata Bangunan dan Lingkungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Aspul Sani bahwa terjadi sedikit perubahan struktur bangunan.

Sehingga anggaran tidak mencukupi jika ditambah dengan pengecatan dan pemasangan keramik. “Awalnya batas dinding tidak begini. Takmir masjid meminta untuk mundur kurang lebih dua meter untuk dijadikan tempat pengurus takmir,” ucapnya.

Ketua DPRD Nursalam mempertanyakan kondisi struktur lantai tanpa keramik. Menurut politisi Partai Golkar ini, bangunan masjid tidak bisa lepas dari kondisi lantai. Mengingat jemaah akan melakukan sujud saat salat.

“Setahu saya anggaran untuk pembangunan ini Rp 2 miliar tetapi mengapa tanpa keramik. Harusnya itu masuk dalam satu kesatuan,” tanya Salam.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments