Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

DKP3 Salurkan Bantuan Pengembangan Cabai ke Petani

Published

on

Dibaca normal 1 menit

BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Bontang tahun ini kembali mendapatkan bantuan pengembangan cabai dari Kementerian Pertanian RI melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Bantuan ini berupa bibit cabai seluas 10 hektar, mulsa 10 rol per kelompok tani, serta mesin cultivator sebanyak 1 unit, dan telah disalurkan di masing-masing kelompok tani.

Kasi Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan DKP3 Bontang, Debora Kristiani mengatakan, bantuan ini rutin selalu didapatkan DKP3 setiap tahunnya. Penyalurannya kata dia, dilakukan melalui provinsi ke kabupaten/kota, setelah itu dari kabupaten/kota mendistribudikan ke kelompok-kelompok tani.

“Bantuanya disesuaikan dengan kondisi luasan lahan wilayah di daerah. Karena luasan lahan kita tidak seluas daerah lain, sehingga kita (Bontang, Red.) hanya mendapat bantuan segitu,” ujar Debora.

Mekanisme penyaluran bantuan ini kata dia, yaitu dengan mengantarkan langsung bantuan ke kelompon tani. Pelaksanaannya, dilakukan pada 25 September lalu. Hingga saat ini, seluruh bantuan pun telah tersalurkan.

Debora mengaku, saat ini cabai merupakan komoditas yang perkembangbiakannya diprioritaskan. Cabai juga turut mempengaruhi inflasi. Untuk itu dengan adanya bantuan ini dirinya berharap, harga kebutuhan di pasaran pun ikut stabil. Sehingga turut menekan inflasi.

Adapun bentuk pembinaan yang dilakukan DKP3 di antaranya, membantu petani mencari lokasi menanam, mempersiapkan lahan, membantu saat penanaman, hingga melakukan monitoring dan pembinaan dari serangan hama. Bentuk bantuan lainnya, para kelompok tani juga diberikan bantuan benih, mulsa, pupuk NPK, pestisida, dan alsintan (kultifator).

Kata Debora, Bontang termasuk kota yang beruntung. Pasalnya setiap tahun DKP3 selalu mengajukan bantuan pengembangan cabai melalui e-proposal, dan hasilnya selalu mendapat bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Pihaknya pun mengaku merasa terbantu dengan adanya bantuan ini, karena pembinaan yang mereka lakukan masih tetap bisa maksimal meski di tengah kondisi APBD yang sedang defisit.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments