Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Masih Banyak Siswa Belum Terdaftar Faktualisasi Pemilih Pemula di Sekolah Sangatta 

Published

on

Dibaca normal 1 menit

SANGATTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu melakukan faktualisasi data pemilih pemula, dengan menyambangi sejumlah sekolah SMA/SMK sederajat di Sangatta. Hingga menemukan data yang terbukti belum terdaftar.

Ketua Bawaslu Kutim, Andi Mappasiling menuturkan, hal ini dilakukan guna memverifikasi data yang benar. Ia menginginkan tidak ada indikasi ganda saat pemilu 2019 mendatang.

“Untuk mengawal hak pilih pemula, mengecek langsung benar tidaknya nama mereka terdaftar di pemilu,” ujarnya saat ditemui, Rabu (17/10).

Menurutnya data tersebut sudah ada di dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP). Hanya jika tidak difaktualisasi dapat beresiko terjadi kesalahan.

“Dengan ini, kami mencari benar atau tidaknya data yang ada untuk pemilih pemula dan yang umurnya di atas 70 tahun,” terangnya.

Setelah mengecek sejumlah sekolah, di antaranya SMK Muhammadiyah 1 dan SMKN 1 Sangatta Utara, pihaknya menemui beberapa data yang tidak terdaftar dari sampling yang dilakukan.

“Di SMK Muhammadiyah jumlah siswa yang diverfak ada sekira tujuh orang. Kemudian yang terdaftar hanya empat orang dan masih ada tiga lainnya tidak terdaftar,” jelasnya.

Hal serupa juga terjadi di SMKN 1, dimana verifikasi yang dilakukan pada delapan orang siswa, masih didapati pelajar cukup umur, dengan identitas KTP-El, namun tidak terdaftar untuk mencoblos.

“Yang terdaftar hanya empat orang, tiga belum, dan satu siswa mengubah data. Bagi yang belum terdaftar, saat itu juga langsung diberikan form A1A-KPU until perbaikannya,” tuturnya.

Dari sisi peninjauan yang dilaksanakan kemarin, pihaknya tidak menemukan pemilih pemula dengan data ganda. Pasalnya, beberapa waktu lalu, telah melaksanakan sampling bersama di 18 kecamatan.

“Kebetulan tidak ada data ganda. Karena kami sampling dan serempak di setiap kecamatan,” katanya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments