Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]

Connect with us
Bermita Bersama Kami

Bontang

Adu Mulut, IRT Ditikam Diserang Saat Antar Anak ke Sekolah

Published

on

Dibaca normal 2 menit

BONTANG – Adu mulut berujung tragedi. Itulah yang dialami KD (40), ibu rumah tangga (IRT) warga Kanaan. KD mesti terbaring di rumah sakit lantaran ditikam oleh RS (45), yang juga IRT, warga Gunung Telihan, Selasa (16/10) lalu.

Dijelaskan Kapolres Bontang, AKBP Siswanto Mukti, melalui Kasat Reskrim AKP Ferry Putra Samodra, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 06.40 Wita. Kronologi kejadian berawal saat korban KD hendak mengantar anaknya pergi ke sekolah di Jalan Pontianak IV, Gunung Telihan dengan mengendarai sepeda motor.

Diketahui kala itu, pelaku RS hendak memberikan makanan babi. Lantas secara tidak sengaja bertemu dengan korban. Dalam pertemuan itu, RS mengejek KD dengan ucapan yang menuding bahwa korban adalah perempuan selingkuhan.

Tak terima diejek seperti itu, korban kemudian berhenti dan menghampiri pelaku. Keduanya langsung terlibat adu mulut. Selanjutnya korban mengambil kunci motor untuk menyerang pelaku. Namun ternyata pelaku sudah memegang pisau dapur yang hendak digunakan mengambil makanan babi.

DIRAWAT: Korban penikaman, KD mendapat penanganan di rumah sakit. (POLRES BONTANG FOR BONTANG POST)

“Sambil mengayun-ayunkan pisau, pelaku pun menikamkan pisaunya ke arah korban dan mengenai perut korban,” ungkap Ferry Putra, Rabu (17/10).

Akibat penikaman itu, perut korban terluka. Sambil berlumuran darah, KD pulang ke rumah dan membangunkan adiknya, ED (36). Melihat sang kakak penuh dengan darah, ED langsung membawanya ke RS Yabis. Setelah itu, ED melaporkan kejadian penikaman itu ke Polres Bontang.

“Pelaku kami amankan setelah adik korban melapor ke Polres Bontang,” jelas Ferry.

Terkait ejekan yang dilontarkan RS, polisi masih melakukan pengembangan. Sementara itu, barang bukti berupa sebilah pisau dapur sudah diamankan di Polres Bontang.

“Untuk sementara motif tersangka melakukan penganiayaan diduga karena sering diejek oleh korban dan anak korban,” tambahnya.

Akibat penikaman ini, KD sempat kehabisan banyak darah sehingga membutuhkan donor darah. Saat ini masih dirawat intensif di RS Yabis. Sementara pelaku dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman 5 th penjara. (mga)

Advertisement
Comments