Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Raperda RZWP3K Lindungi Nelayan!  Dewan Bantah Tudingan Jatam dan Walhi, Anggap Sudah Sesuai Prosedur 

Published

on

Dibaca normal 3 menit

SAMARINDA – Kritikan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) dan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kaltim terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kaltim (RZWP3K) mendapat jawaban dari panitia khusus (pansus) yang menggodok aturan tersebut.

Ketua Pansus Raperda tentang RZWP3K, Mursidi Muslim menegaskan, proses penyusunan aturan itu telah melibatkan publik. Bahkan pada saat asistensi di pemerintah pusat, Jatam dan Walhi diundang untuk membahas raperda tersebut.

“Kemarin waktu asistensi di Jakarta, Jatam diwakili saudara Merah Johansyah. Kemudian Walhi itu kami undang. Cuman enggak datang,” kata Mursidi, Rabu (17/10) kemarin.

Sebelumnya, pernyataan Jatam pernah disampaikan lewat asistensi di Jakarta. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memberikan bantahan atas kritikan dua organisasi tersebut.

Kata dia, asistensi itu melibatkan KKP, 25 kementerian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Sehingga tidak benar pembahasan dilakukan secara tertutup dan terburu-buru.

“Waktu asistensi itu, semua pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat terkait pasal yang kami bahas. Dari KPK juga memberikan penilaian. Jatam memberikan tanggapan. Setahu saya, tidak ada permintaan penghentian pembahasan raperda itu,” bebernya.

Asistensi sebelumnya dilakukan hanya pada pasal 1 hingga pasal 25. Karenanya, raperda itu akan melewati tahapan panjang. Pasalnya, setiap pasal harus diuji melalui asistensi di KKP dan stakeholder yang berkaitan dengan penyusunan raperda RZWP3K.

“Memang tahapannya agak unik. Sejauh ini, kami akui belum semuanya kelompok nelayan dilibatkan. Karena itu ada tahapannya. Nanti di pasal 29 baru ada uji publik. Mulai nelayan, pengusaha pariwisata, dan semua orang yang terlibat dalam pemanfaatan laut dan pesisir 0 sampai 12 mil akan dilibatkan,” ucapnya.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments