Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Hampir Setahun Air Mengalir Tak Optimal, Pelayanan PDAM Dikeluhkan

Published

on

Dibaca normal 2 menit

BONTANG – Pelayanan distribusi air PDAM Tirta Taman dikeluhkan oleh warga RT 4, Gunung Elai. Ifan, salah satu warga mengatakan, selama hampir setahun ini air mengalir tidak optimal di rumahnya. Pasalnya tiga hari sekali, warga baru kebagian jatah. Itupun dengan durasi distribusi yang singkat.

“Sudah setahun seperti ini air mengalirnya singkat,” kata Ifan saat ditemui di kediamannya, Kamis (18/10).

Bahkan, waktu mengalir pun malam hari. Ifan menuturkan terkadang pukul 20.00 Wita bak mandinya baru terisi. Namun distribusi itu hanya beberapa jam saja. “Yang jelas tidak sampai pagi itu mengalirnya,” ucapnya.

Bukan itu saja, warga harus memakai pompa untuk menyedot air. Jika tidak digunakan, maka aliran air sedikit. Kondisi ini membuat beban menjadi bertambah. Mengingat ketika menggunakan pompa maka biaya tagihan listrik pun ikut meningkat.

“Terakhir saya membayar Rp 70 ribu untuk PDAM. Itu belum listriknya. Padahal kondisi air juga sering tidak mengalir,” ungkapnya.

Tak jarang pula, kualitas air keruh. Cenderung berwarna kuning. Namun, ia tetap menggunakannnya untuk mandi dan kebutuhan lainnya. Pasalnya, tidak ada sumber lain yang bisa diperoleh selain air PDAM tersebut.

Ifan berharap agar manajemen PDAM Tirta Taman segera meningkatkan pelayanannya. Termasuk pengaturan waktu agar distribusi tidak berlangsung malam hari saja.

“Karena kami juga harus istirahat. Kan tidak mungkin hanya menunggu air,” tuturnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Utama PDAM Tirta Taman Suramin meminta maaf atas adanya situasi tersebut. Diakuinya terjadi penurunan pasokan air sebanyak 95 liter per detik atau setara dengan 80 ribu kubik per harinya.

Dijelaskannya, kerusakan pertama terjadi di sumur DW II Kanaan sejak Februari silam. Di mana pasokan yang dihasilkan mencapai 40 liter per detik.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments