Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Bela Alphad dkk dari PAW, Andi Harun Siap Pasang Badan  Putusan Sela Jadi Dasar Rujukan

Published

on

Dibaca normal 3 menit

SAMARINDA – Tarik ulur proses pengantian antar waktu (PAW) Ketua DPRD Samarinda, Alphad Syarif bersama keempat anggota dewan lainnya sepertinya bakal berjalan panjang. Terlebih setelah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Kaltim, Andi Harun ikut angkat bicara terkait silang sengkarut masalah tersebut.

Ya, jika masyarakat menghendaki Alphad dan kawan-kawannya sadar diri pasca maju mencalonkan diri sebagai anggota legislatif lewat partai lain dari partai yang mengusung sebelumnya, berbeda halnya Andi Harun. Mantan anggota DPRD Kaltim itu mengaku siap pasang badan hanya untuk mengadang proses PAW terhadap kelima anggota dewan itu.

Saat ini, desakan PAW Alphad dkk tidak hanya dari masyarakat. Tetapi juga datang dari masing-masing partai politik yang telah mengantarkan mereka duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Tepian. Surat usulan PAW tersebut bahkan telah nangkring di meja unsur pimpinan DPRD Samarinda.

Alotnya proses PAW Alphad dkk menyusul dikeluarkannya putusan selasa oleh Pengadilan Negeri (PN) Samarinda. Yang menyatakan agar proses PAW untuk sementara waktu tidak dilakukan.

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Sukamto mengaku, pihaknya menghormati keberadaan putusan tersebut. Pada konteks itu, pihaknya tidak memiliki niat apalagi dianggap sengaja memperlambat proses PAW Alphad dkk.

“Sebenarnya semua tergantung kepada partai, harus proaktif. Kan ada UU (undang-undang, Red.) yang baru. Kalau proses PAW-nya tidak bisa berjalan di sini (DPRD, Red.), bisa ke wali kota, setelah itu bisa langsung ke gubernur. Yang jelas sekarang mereka sudah status quo,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Andi Harun merasa keberatan atas pemberian status quo kepada Alphad dkk yang kini telah menjadi kader partainya. Pria yang telah malah melintang di berbagai partai itu mengaku siap pasang badan demi memperjuangkan hak para kadernya itu.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments