Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Mahasiswa Tolak Politik Uang

Published

on

Dibaca normal 1 menit

SANGATTA – Puluhan mahasiswa menyatakan siap menolak praktik politik di Pemilu 2019. Aspirasi itu dilontarkan mahasiswa dalam kegiatan sosialisasi Pemilu 2019 dilakukan oleh KPU Kutim di Kampus STAI Sangatta.

Sosialisasi lewat program KPU Goes to Campus diikuti sekira 50 mahasiswa mewakili segmen pemilih pemula dan muda.

Komisoner KPU Kutim, Sayuti Ibrahim menyampaikan materi berisi berbagai informasi Pemilu 2019 dan pendidikan pemilih. Selain itu, materi disisipkan pesan moral agar pemilih lebih peduli  menggunakan hak pilihnya.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan harus mampu memanfaatkan momen ini untuk berpartisipasi di Pemilu. Ini saatnya pihak kampus bangkit mendorong agar mahasiswa lebih peduli terhadap proses demokrasi,” tegasnya.

Komisoner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat ini juga meminta mahasiswa agar berani menyuarakan penolakan terhadap praktik politik transaksional. Tujuannnya untuk meminimalkan kecurangan di Pemilu.

“Lawan politik uang, politisasi SARA dan mahasiswa harus bijak dalam menggunakan media sosial. Terutama masalah pemberitaan dan informasi hoaks,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, KPU Kutim juga meluncurkan program nasional serentak Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP). Program ini melayani mahasiswa untuk mengecek namanya dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Dengan cara mengecek Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP mahasiswa melalui situs www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id atau download aplikasi mobile di Google Play dengan aplikasi kpu ri pemilu 2019. Jika ada warga yang belum terdaftar, sebutnya, mereka harus mengisi formulir masukan dan tanggapan masyarakat terhadap DPT atau dikenal dengan sebutan Formulir A.1.A-KPU. (*/la)

Advertisement
Comments