Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Dari 10 Usulan, Hanya Satu Diterima Pemkot Manfaatkan Anggaran Pusat untuk Bangun Taman

Published

on

Dibaca normal 1 menit

SAMARINDA – Minimnya anggaran membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda harus putar otak untuk tetap melanjutkan pembangunan. Selain memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR), cara lain yang bisa dilakukan yakni mengusulkan anggaran kegiatan kepada pemerintah pusat. Salah satunya untuk membangun ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Tepian

Kepala Seksi Pembangunan Taman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda, Suryanata Dwiputra mengatakan, pihaknya mengajukan sepuluh pembangunan RTH atau taman di Samarinda. Kendati demikian, hanya satu yang disetujui pemerintah pusat.

“Karena jika ingin diakomodasi, kami harus memenuhi beberapa persyaratan dan hanya RTH itu yang disetujui. Yakni pembangunan taman di samping SMA 1 Jalan Drs Anang Hasyim,” tutur dia, belum lama ini.

Pembangunan taman itu dilakukan di sana karena hanya lahan tersebut yang memenuhi kriteria pemerintah pusat. Yakni harus dibangun di lahan seluas 1 hektare. Oleh karena itu pihaknya hanya menurut apalagi ini merupakan proyek yang didanai pemerintah pusat.

Ia mengaku, pemkot tidak lagi memiliki slot anggaran pembangunan RTH. Terlebih, anggaran untuk merawat seluruh taman yang ada di Kota Tepian hanya senilai Rp 500 juta.

“Anggaran untuk RTH juga tidak memungkinkan jika diusulkan di APBD Perubahan. Makanya kami mengajukan ke pemerintah pusat. Namun akan kami usulkan di APBD Murni 2019 nanti,” kata dia.

Sampai saat ini, pihaknya telah mengajukan beberapa lokasi untuk digarap menjadi RTH. Seperti yang terletak di sisi kiri Jembatan Mahulu. Kendati demikian, dana yang disusulkan tentunya tidak spesifik di tempat tersebut. Karena masih ada beberapa lokasi lain yang diusulkan.

“Pengajuan anggaran kan sifatnya gelondongan. Kami minta sekian untuk membiayai beberapa kegiatan. Nanti anggaran yang ada akan menyesuaikan saja,”ujarnya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca