Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Kolom Redaksi

Jangan Sampai Meleng

Published

on

Dibaca normal 6 menit

Oleh: Lukman M, Redaktur Bontang Post

JAGAD media sosial dibuat gempar. Isu penculikan anak merajalela. Bukan hanya di Jakarta atau di Jawa yang menjadi denyut pemerintahan, melainkan kini telah sampai di bumi etam. Para orang tua pun dibuat khawatir karenanya.

Isu penculikan anak ini memang patut dikhawatirkan. Lantaran dalam melakukan aksinya, para penculik anak ini semakin “kreatif” saja melakukan modusnya. Bahkan kalau bisa dibilang semakin nekat. Dalam keramaian pun mereka tak segan memisahkan anak-anak polos tak berdosa dari orang tuanya.

Karenanya, pengawasan orang tua dituntut semakin ketat. Jangan sampai meleng atau lengah dalam mengawasi anak. Khususnya bagi anak-anak bawah lima tahun (balita). Sebagaimana salah satu video yang sempat viral di media sosial, oknum diduga pelaku penculikan dengan mudahnya “merenggut” balita ketika sang ibunda teralihkan sepersekian detik lantaran tengah membuka tokonya.

Para orang tua “zaman now” memang harus terus diingatkan akan bahaya penculikan. Hal ini dikarenakan, keberadaan teknologi informasi yang semakin masif, nyatanya membuat perhatian orang tua kerap teralihkan oleh gadget mereka. Baik saat membuat media sosial, bermain game, atau keperluan lainnya yang terselesaikan oleh gadget.

Kenyataannya, banyak orang tua yang saking asyiknya dengan gadget mereka, sampai-sampai lupa mengawasi anak. Apalagi bila keluputan orang tua ini terjadi di tempat-tempat umum seperti taman, arena bermain, atau pasar.

Dalam beberapa eksperimen sosial, didapati begitu banyak orang tua, baik ayah maupun ibu, yang mengabaikan anak mereka saat berada di taman bermain. Sehingga “penculik” yang tengah bereksperimen mampu membawa anak mereka pergi menjauh begitu saja. Eksperimen ini membuktikan bahwa sebagian dari kita orang tua, masih mementingkan gadget ketimbang si buah hati.

Sebelumnya1 dari 5 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments