Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Aparat Tangkap Dua Pemodal Batu Bara Ilegal Diamankan di Jakarta dan Jeneponto

Published

on

Dibaca normal 3 menit

“Informasinya, penyidik akan menjerat mereka berdua maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar. Itu berdasarkan Undang-Undang nomor 8 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan”. Subhan (Kepala Balai Gakkum LHK Kalimantan)

SAMARINDA-Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup dan Kehutan (LHK) Wilayah Kalimantan bekerja sama dengan aparat kepolisian terus mencari otak di balik tambang ilegal yang telah diungkap pada September lalu di Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Dikonfirmasi Metro Samarinda, Kepala Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan, Subhan menyebutkan, belum lama ini pihaknya telah menangkap SA (40) dan S (30) di dua lokasi yang berbeda.

Keduanya ditangkap di Jakarta pada 8 Oktober dan di Jeneponto Sulawesi Selatan pada Rabu (17/10) lalu. Aktor tambang ilegal itu ditangkap atas kerja sama Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya dan Polda Sulawesi Selatan.

“Sekarang mereka sudah ditahan di Polresta Samarinda. Mereka ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Subhan, Ahad (21/10) kemarin.

Kata dia, tersangka ditangkap setelah Gakkum LHK dan kepolisian melacak keberadaan keduanya. Setelah melewati proses pengintaian, kepolisian akhirnya menangkapnya di Jakarta dan Jeneponto.

“Setelah ditangkap di dua daerah itu, mereka dibawa ke Samarinda. Mereka akan melewati tahapan proses hukum di kepolisian,” ucap dia.

Gakkum telah mengantongi alat bukti yang kuat atas keterlibatan keduanya. Berdasarkan keterangan yang digali aparat kepolisian, pelaku bertindak sebagai pemodal dan penadah tambang ilegal di Tahura. Karena perbuatannya, pelaku akan dikenakan hukuman penjara dan denda miliaran rupiah.

“Informasinya, penyidik akan menjerat mereka berdua maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar. Itu berdasarkan Undang-Undang nomor 8 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” sebutnya.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca