Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Ribuan Pelamar Berebut Kursi PNS  79 Persen Peserta CPNS Asal Kutim 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SANGATTA – Penutupan pendaftaran peserta tes CPNS menghasilkan ribuan orang yang siap bertarung menghadapi tes. Dari 3.438 orang pelamar, 446 orang tidak memenuhi persyaratan dan dianggap gugur.

Diterangkan oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim Zainuddin Aspan, data terakhir, pelamar yang mendaftar secara online mencapai 3.884 orang. Dari jumlah tersebut sampai ditutupnya proses pemberkasan, hanya 3.438 peserta saja yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

“Sisanya sekira 446 pendaftar online, dianggap tidak bisa meneruskan ke tahap tes, karena Tidak Memenuhi Syarat (TMS),” ujarnya saat disambangi di ruang kerjanya, pada Senin (22/10).

Berbagai alasan dibeberkannya. Seperti halnya masalah kependudukan, ijazah, kelengkapan dokumen ,serta kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai formasi.

“Macam-macam alasan, sampai ada juga yang tidak mengembalikan berkas. Padahal sudah diperiksa,” tuturnya.

Tidak hanya itu, dirinya menjelaskan dari sisi dokumen. Menurutnya ada peserta yang menyerahkan dokumen dengan keterangan tempat dan tanggal lahir yang tidak sesuai dengan ijazah. Ditemukan pula pelamar yang tidak membawa kekurangan berkas yang diminta, sampai hari terakhir penerimaan berkas. Berbeda juga dengan orang yang tidak melampirkan transkrip nilai maupun memberikan ijazah menggunakan tanda tangan scan.

“Bahkan ada yang membawa kartu keluarga (KK), tapi bukan ditandatangani Disdukcapil. Heran juga cara mereka ini,” ungkapnya.

Sementara dari sisi formasi, kata Zainuddin, ada peserta yang mengisi formasi tidak sesuai dengan apa yang dilamar. Tidak mencetak kartu  pendaftaran SSCN, dan tidak mengumpulkan seluruh berkas yang diminta. Sehingga namanya tidak keluar saat dilakukan verifikasi berkas.

“Banyak juga yang mau manipulasi data. Hanya karena kami melibatkan banyak pihak, seperti capil, disdik, atau OPD lain, jadi hal begini terlacak,” tandasnya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments