Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Kesehatan

HATI-HATI! Makanan Instan Pemicu Awal Strok

Published

on

Dibaca normal 2 menit

MAKANAN instan diciptakan dan diproduksi untuk memberikan kemudahan bagi hidup Anda; tak perlu repot memasak, porsinya pun sudah disesuaikan, dan tentunya siap disantap! Ada beberapa bentuk makanan instan yang sering ditemui, yaitu makanan yang sudah dikeringkan dan tinggal ditambahkan air panas, makanan kalengan, dan makanan beku.

Kerap disantap karena praktis, padahal makanan instan dikatakan bisa menjadi pemicu awal terjadinya strok. Risikonya makin meningkat bila Anda punya kebiasaan merokok, minum alkohol, dan malas berolahraga.

Di Indonesia, salah satu bentuk makanan instan yang sangat populer adalah mi instan. Diperkirakan, konsumsi mi instan di Indonesia mencapai urutan terbanyak kedua di dunia, berdasarkan data World Instant Noodles Association 2011.

Murah, mudah disiapkan, lezat, dan mengenyangkan mungkin adalah beberapa faktor yang membuat makanan instan sangat populer di Indonesia.

Sebelum konsumsi makanan instan, ketahui poin-poin penting ini

Di balik kepopuleran makanan instan, ada beberapa poin penting harus Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk mengonsumsinya.

Pertama, sering kali makanan instan tidak mengandung nilai gizi yang seimbang. Pada mi instan misalnya, diketahui bahwa produk ini tinggi karbohidrat dan lemak, tapi rendah protein, serat, dan vitamin. Padahal, pola makan yang sangat dianjurkan adalah konsumsi makanan yang bergizi seimbang.

Selanjutnya, sering kali makanan instan tinggi akan kandungan beberapa zat tertentu, terutama tambahan untuk penambah rasa. Garam, misalnya. Pembatasan konsumsi garam merupakan hal sederhana yang sering disarankan untuk mengontrol tekanan darah.

Umumnya, makanan instan juga mengandung MSG (monosodium glutamate) yang masih menjadi kontroversi seputar efeknya terhadap kesehatan. Di Amerika Serikat (AS) misalnya, konsumsi MSG dinyatakan aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA). Namun, produk yang mengandung MSG wajib mencantumkannya pada label produknya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments