Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

Tere Liye Sebar Virus Menulis di Lingkungan Pupuk Kaltim Memperingati HUT ke-41 Pupuk Kaltim serta Bulan Bahasa

Published

on

Dibaca normal 3 menit

BONTANG – Dalam rangka memperingati HUT ke-41 Pupuk Kaltim serta peringatan Bulan Bahasa, Pupuk Kaltim bersama Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) menggelar talkshow dan workshop, selama dua hari. Mengundang penulis nasional, Tere Liye di Gor PKT Bontang, Selasa (23/10).

Menghadirkan Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim, Meizar Effendi beserta jajaranya, karyawan dan karyawati Pupuk Kaltim, guru serta siswa-siswi SD, SMP, SMA YPK, pengurus dan anggota Persatuan Istri Karyawan Pupuk Kaltim (PIKA PKT), serta sekolah maupun masyarakat yang ada di sekitar lingkungan Pupuk Kaltim.

Meizar Effendi dalam sambutannya menerangkan, kegiatan ini selain menyemarakkan HUT ke-41 Pupuk Kaltim dan memperingati Bulan Bahasa, sekaligus menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober mendatang. Seperti diketahui, Indonesia kaya dengan bahasa, lebih dari 600 bahasa daerah dengan keunikannya. Namun tetap dipersatukan dalam satu bahasa yakni Bahasa Indonesia.

“Kami ingin pada bulan ini menjadi satu titik balik bagi kita untuk lebih menghargai Bahasa Indonesia dan sastra. Saya berharap kegiatan ini dapat dilakukan setiap tahun. Baik talkshow maupun lomba-lomba yang terkait dengan bahasa. MIsalnya lomba cerita pendek (cerpen), puisi, drama, dan lainnya. Dalam rangka melestraikan bahasa kita,” kata dia.

Ia pun menyambut baik kedatangan penulis nasional, Tere Liye ke Bontang. Adapun maksud dan tujuan diadakannya talkshow ini guna memberikan sesuatu yang baru kepada anak-anak terutama generasi milenial. Pastinya cara bertutur zaman sekarang sudah berbeda dengan generasi sebelumnya (zaman dulu/old).

“Untuk itu kita merasa perlu mengundang Bung Tere Liye. Kita tahu, novel-novel beliau masih sangat terstruktur kosa kata dan Bahasa Indonesianya. Kita berharap juga, usai talkshow ini dapat melahirkan penulis-penulis baru yang berasal dari Kalimantan Timur (Kaltim),” harap dia.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments