Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Olahraga

Usulkan GOR Khusus Bela Diri 

BONTANG – Venue latihan dikeluhkan salah satu cabor saat mempersiapkan diri menyambut pergelaran pekan olahraga provinsi (Porprov) Kaltim, akhir tahun ini. Salah satunya ialah pada cabor wushu.

Ketua Wushu Indonesia (WI) Bontang Sanny Syamsu mengusulkan kepada Pemkot Bontang untuk membangun GOR khusus untuk cabor bela diri. Nantinya seluruh cabor bela diri dapat membagi jadwal latihan saat gedung olahraga tersebut telah dibangun.

“Jadi nanti bisa dipakai pencak silat, taekwondo, judo, wushu, dan cabor bela diri lainnya,” kata Sanny kepada Bontang Post, belum lama ini.

Menurutnya, pembangunan tersebut lebih tepat jika berada di tengah kota. Sehingga atlet nantinya tidak mengeluhkan jarak ketika menuju ke tempat latihan tersebut.

Salah satu lokasi yang dipandang strategis ialah komplek Stadion Bessai Berinta. Pasalnya, di belakang stadion masih terdapat lahan yang dapat digunakan untuk GOR.

“Karena kalau harus ke sport center yang berada di Loktuan, kasihan atlet yang dari Berbas Pantai. Apalagi kalau harus menggunakan GOR Taman Prestasi,” ucapnya.

Sanny pun berujar bangunan GOR pun tidak perlu mewah. Salah satu yang dapat dijadikan referensi ialah gedung Dojang Taekwondo yang berlokasi di Air Hitam, Samarinda.

“Terpenting ada arena bertanding dan tribun untuk penontonnya. Nanti ada beberapa tempat untuk sekretariat pengurus cabor. Tidak usah terlalu besar,” ungkapnya.

Dijelaskan Sanny, dengan adanya bangunan itu akan menekan anggaran untuk pemusatan latihan. Pasalnya, cabor yang kurang bergensi bakal sulit jika harus mengandalkan bantuan dari perusahaan selama ini. “Jalan sih jalan, tetapi tidak optimal tentunya,” tuturnya.

Jika ingin menuju profesional, maka tiga aspek wajib dipenuhi. Meliputi sarana tempat latihan, perlengkapan latihan, dan dukungan pelatih yang sudah melalui kualifikasi matang.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button