Pemuda Indonesia, Buktikan Sumpahmu!

Tentunya, bukan sekadar retorika, melainkan juga harus dibuktikan secara nyata. Jangan hanya bilang “Saya Pancasila”, namun kenyataannya nol. Atau malahan melakukan hal-hal tak terpuji yang mencederai semangat persatuan Sumpah Pemuda. Bila ini terjadi, maka sangatlah disayangkan dan bisa membuat menangis para pemuda yang telah susah payah mengambil risiko tinggi hanya demi mengutarakan tiga kalimat sumpah ini di masa lalu.

Membuktikan sumpah ini sebenarnya tidaklah susah di masa sekarang. Sangat jauh berbeda dengan yang dilakukan para pemuda tatkala mereka masih hidup di bawah ancaman penjajah. Maka kita para pemuda “zaman now” mesti banyak bersyukur terhadap kemerdekaan yang terwujud salah satunya berkat Sumpah Pemuda.

Para pemuda 90 tahun yang lalu membuktikan sumpahnya dengan berjuang merebut kemerdekaan. Sementara bagi para pemuda di masa kemerdekaan ini, pembuktian yang dilakukan adalah ikut berperan dalam mengisi pembangunan, mewujudkan Indonesia yang maju, aman, tenteram, dan sejahtera sebagaimana cita-cita kemerdekaan.

Intinya adalah bagaimana kita bisa berkarya sebaik mungkin sesuai dengan bidang yang kita geluti masing-masing. Penekananya ada pada niat dan tujuan berkarya, yang lebih diperkuat dalam hal aspek kebangsaan. Jangan sekadar mencari keuntungan materi atau pribadi, atau malahan jangan sampai mengorbankan bangsa sendiri.

Contohnya, pemuda yang bekerja di bidang pertanian mesti mengupayakan agar hasil pertanian di Indonesia menjadi berkualitas serta melimpah. Sehingga dapat dirasakan semua masyarakat dalam negeri, bahkan kalau bisa jadi ekspor. Jangan malah menjatuhkan industri pertanian dalam negeri dengan kebijakan-kebijakan atau hal-hal yang merugikan petani. Misalnya kebijakan impor di tengah kondisi surplus petani lokal sebagaimana yang tengah dilakukan pemerintah sekarang.

Contoh lainnya, pemuda yang bekerja di bidang perhubungan, mesti mengupayakan kemandirian bangsa dalam hal pemenuhan alat-alat transportasi. Bisa dengan menciptakan inovasi produk-produk otomotif untuk diproduksi massal, sehingga tidak lagi bergantung pada impor produk asing yang selama ini akrab dengan kita. Pun demikian, jangan malah keahlian yang dimiliki digunakan untuk memperkaya bangsa lain, dan melupakan bangsa sendiri.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept