Bontang

Tahun Depan Naikkan Target

BONTANG – Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bontang. Perolehan pajak naik drastis pada 2017. Raihan itu tak lepas dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Tahun ini, hingga 31 Oktober sudah mencapai Rp 4,71 miliar dari target Rp 3,5 miliar. Sementara tahun lalu mencapai Rp 5,8 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bontang, Amiluddin mengatakan jika PTSL terus dijalankan maka semakin banyak PAD yang didapatkan. Amiluddin menilai perolehan BPHTB bisa membantu keuangan Bontang yang sedang menurun. “Sangat signifikan sekali peningkatannya dibanding sebelum ada program itu,” ungkapnya.

Ditambahkan Kabid Pendapatan BPKD Bontang, Febtri Manik, tren ekonomi sedang bagus. Sehingga banyak investor masuk yang membeli tanah dan membutuhkan sertifikat tanah untuk izin pembangunan. “Jadi adanya pemutihan sertifikat ini membuat BPHTB mengalami peningkatan,” ujarnya.

Meskipun, lanjutnya, dalam regulasi daerah BPHTB dikenakan biaya, para pemilik tanah ini tentu akan membayarnya demi mendapatkan sertifikat tanah. Tak heran jika ada peningkatan target pada 2019. Setelah selama dua tahun memasang target Rp 3,5 miliar dan selalu melampaui realisasinya, maka di tahun 2019 target dinaikkan menjadi Rp 5,5 miliar.

“Kami juga akan meningkatkan sosialisasi agar makin banyak warga yang sadar dan tahu bahwa mengurus BPHTB bisa ditunggu,” pungkasnya. (mga)

Lampaui Target

Tahun             Target                         Realisasi                                 Presentase

2016               2.500.000.000           2.914.836.000                       116

2017               3.500.000.000           5.822.063.000                       166

2018               3.500.000.000           4.710.064.000                       134*

(*) Hingga 31 Oktober.

Sumber: BPKD Bontang

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button