Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Opini

Mengenang Korban Lion Air JT 610

Pagi itu. Haska  menyentuh layar telepon genggam dengan ujung jari jempolnya. Ia baru saja melaporkan kewajibannya pada pukul 05.46 pagi. Entah di ruang tunggu terminal Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng atau di dalam kabin pesawat Lion Air JT-610, ia memberi tanda centang hijau pada daftar yang tersedia.

Ini berarti sebagai anggota grup Whatsapp DJP Bertilawah P2humas, Haska sudah menyelesaikan tugasnya membaca Alquran satu juz dalam sepekan.

Grup ini merupakan kumpulan pegawai Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat (P2humas), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang berkomitmen untuk menyelesaikan membaca Alquran, One Week One Juz, sejak 2017. Dibentuk saat gerakan Pajak Bertilawah pertama kali diluncurkan tahun lalu.

Haska terakhir terlihat online pada 05.56. Haska menjadi salah satu dari 189 penumpang Lion Air JT-610 jurusan Jakarta-Pangkalpinang yang take-off pada 06.20 dan jatuh di perairan Tanjung Karawang, pukul 06.31.

Seperti biasa setiap Senin subuh, Haska menjalani rutinitas mingguan. Jumat malam pulang ke Jakarta, karena istri dan dua orang anaknya tinggal di sana. Minggu malam atau Senin pagi ia terbang lagi menuju Pangkal Pinang sebagai Pemeriksa Pajak di Kantor Pelayanan Pajak (Pratama) Pangkal Pinang.

Di hari itu, Haska tercatat menjadi satu dari tujuh pegawai KPP Pratama Pangkal Pinang yang memiliki jadwal sama untuk terbang. Selain lima pegawai lainnya dari KPP Pratama Bangka.

Secara keseluruhan DJP kehilangan dua belas pegawai terbaiknya. Apabila digabung dengan jumlah korban dari unit eselon satu lainnya di Kementerian Keuangan maka total ada 20 korban jiwa.

Begitu banyak korban yang jatuh dan meninggalkan banyak cerita duka. Dwinanto dan Haska serta masih banyak korban yang lainnya. Betapa kematian adalah rahasia Allah SWT, kematian akan datang kapan saja dan di mana saja. Tidak menunggu siap, baru kita dijemput. Sungguh, semoga kita yang mampu mengambil pelajaran ini.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button