Kaltim

Palaran Harapkan Sentuhan Pembangunan 

SAMARINDA – Pembenahan infrastruktur masih menjadi program yang cukup dominan diusulkan masyarakat pada masa reses DPRD Kaltim di akhir 2018 ini. Seperti yang banyak disampaikan masyarakat di Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Samarinda, Jumat (2/11) kemarin.

Salah satu anggota DPRD Kaltim yang melakukan kunjungan reses di daerah itu yakni Jahidin. Dari catatan Jahidin, dua di antara program yang sangat diharapkan masyarakat setempat dapat diakomodir di APBD 2019, yakni pembenahan fasilitas pendidikan dan perbaikan jalan.

Mustasyar NU Kecamatan Palaran, Aris Mahfud, yang hadir dalam kunjungan reses itu berharap, gedung sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Ma’arif yang saat ini dikelola pihaknya mendapatkan sentuhan pendanaan dari pemerintah.

Menurutnya, sama seperti sekolah lain, sekolah yang didirikan NU Palaran banyak menampung anak-anak yang tinggal di daerah itu. Karenanya, ia berharap ada sentuhan pendanaan untuk melanjutkan pembangunan beberapa gedung sekolah, sehingga layak digunakan.

“Fasilitas pendidikan yang sangat perlu. Kami dari NU misalnya, membangun gedung pendidikan Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Ma’arif. Seperti Ma’arif, gedungnya masih kurang. Kami berharap bisa dibantu oleh pemerintah,” tuturnya.

Pada pertemuan yang berlangsung di Jalan Cempaka, RT 26, Kelurahan Rawa Makmur itu, banyak di antara warga juga mengharapkan bantuan anggaran renovasi rumah ibadah seperti masjid. Pasalnya, beberapa rumah ibadah di daerah itu kondisinya ada sudah mulai rusak.

“Kami juga berharap beberapa jalan di Palaran bisa segera dibenahi oleh pemerintah. Karena masih banyak jalan di sini yang rusak dan belum disemen,” kata Mahfud.

Terkait itu, Jahidin mengaku, sudah meninjau kondisi beberapa gedung sekolah yang dibangun pengurus NU Palaran. Mulai dari gedung MI, Tsanawiyah, dan Ma’arif, diakuinya memang perlu mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah.

Menurutnya, sangat disayangkan ketika sudah ada sekolah yang dibangun dan dibiarkan terbengkalai hanya karena ketiadaan anggaran. Karenanya, ia telah meminta pengurus NU Palaran mengajukan permohonan bantuan lewat Fraksi Partai PKB di DPRD Kaltim.

“Sebagai Ketua PKB Samarinda dan anggota dewan, secara moral saya berkewajiban menindaklanjutinya. Apalagi PKB dan NU adalah dua lembaga yang tidak terpisahkan. Di luar, sekolah itu memang diperlukan masyarakat,” ujarnya.

Kata dia, karena banyak usulan yang disampaikan masyarakat Palaran erat kaitannya dengan sarana dan prasarana publik, maka tidak ada alasan baginya untuk tidak memperjuangkannya di Karang Paci –sebutan DPRD Kaltim.

“Karena yang diusulkan ini banyak berkaitan dengan masalah infrastruktur, tentu wajib kami tindaklanjuti sebagaimana kewenangan yang diberikan kepada kami,” katanya.

Diakui, banyak jalan di daerah Palaran yang belum tersentuh program pembangunan dari pemerintah kota maupun pemerintah provinsi. “Apa yang diusulkan masyarakat, semua saya catat sebagai temuan reses dewan. Nanti akan kami kaji dan tindaklanjuti bersama anggota Fraksi PKB lain. Kami akan buatkan laporan supaya bisa masuk di APBD,” tandasnya. (drh)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button