Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Ditinggal Suami, Pilih Jadi Pelacur Menguak Bisnis Kopi Pangku di Jalur Samarinda-Tenggarong

Published

on

Dibaca normal 3 menit

PENUTUPAN lokalisasi yang dilakukan secara masif di sejumlah daerah di Kaltim pada 2016 lalu, tidak sepenuhnya dapat menghentikan bisnis haram tersebut. Kebijakan pemerintah itu justru membuka peluang menjamurkan usaha itu secara terselubung.

Metro Samarinda, dalam beberapa pekan terakhir menelusuri bisnis “lendir” berkedok warung kopi itu. Di jalur II Samarinda-Tenggarong, Kilometer (KM) 12, KM 10, dan KM 09, masih dipenuhi para penjaja usaha tersebut.

Di sebuah warung kopi berukuran mini di pinggir jalan raya, Mustari (35), nama samaran, mengenakan baju hitam lengan pendek, duduk menunggu para pelanggan yang mampir di tempat tersebut.

Seorang laki-laki muda yang berbadan kekar datang menggunakan sepeda motor merek Suzuki. Setelah turun dari kendaraannya, dia menghampiri warung itu. Bergegas pelan sambil tersenyum.

Tanpa mengucapkan salam, dia masuk ke dalam warung itu. Dua orang perempuan muda telah terlebih dulu berada di kamar itu. Selang beberapa menit, laki-laki berkulit sawo matang itu, tidak lagi terdengar suaranya.

Satu jam berlalu, seorang pria berbadan jangkung memarkir motornya di depan warung tersebut. Mustari menyambutnya dengan muka kecut. Sambil melontarkan pertanyaan pada laki-laki tersebut.

“Kamu dari mana saja?” tanya Mustari. Pria yang berumur sekira 30 tahun itu menjawab tengah sibuk menjalankan tugas di kantor.

Tak berselang lama, dia masuk dalam kamar. Sementara laki-laki yang sebelumnya telah berada dalam warung kopi pangku itu tak kunjung keluar.

Warung itu bercat merah dan hitam. Di depannya, terdapat beragam jenis minuman dan makanan ringan. Antara lain kopi, teh, kacang, dan roti.

Media ini memerhatikan dengan seksama di depan warung itu. Di situ terdapat tempat duduk berupa kursi berukuran panjang. Cukup untuk diduduki empat sampai lima orang.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca