Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

Wali Kota Luncurkan Kelurahan Siaga Harap Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat Guntung 

Published

on

LAUNCHING: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat me-launching Kelurahan Guntung sebagai Kelurahan Siaga, kemarin (7/11).(dokumen humas/herman)
Dibaca normal 2 menit

BONTANG- Wali Kota Bontang Hj Neni Moerniaeni secara resmi  me-launching Kelurahan Guntung sebagai Kelurahan Siap Antar dan Jaga (Siaga) yang dirangkai dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Kecamatan Bontang Utara, di Panggung Adat Kutai Jalan Tari Jeppen Kelurahan Guntung, Rabu (7/11).

Dalam sambutannya, Neni mengharapkan melalui program Kelurahan Siaga ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kelurahan Guntung. Menurutnya, kesehatan merupakan hal yang sangat penting dan Kelurahan Siaga merupakan suatu konsep peran serta dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan yang disertai dengan pengembangan kesiagaan dan kesiapan masyarakat, untuk memelihara kesehatan secara mandiri.

“Melalui program Kelurahan Siaga ini, mari kita berkomitmen terhadap diri kita sendiri untuk senantiasa membiasakan diri dengan perilaku hidup bersih dan sehat, serta senantiasa memberikan edukasi kesehatan termasuk akan pentingnya kesuksesan program Keluarga Berencana,” ungkapnya.

Lebih lanjut Neni menyampaikan, suksesnya pelaksanaan Kelurahan Siaga ini tidak terlepas dari dukungan dan kerja keras seluruh tim pengurus dan masyarakat Keluarahan Gntung. Salah satu kegiatan yang telah dilakukan di Kelurahan Guntunng dengan memberikan label rumah yang dihuni oleh ibu hamil, dengan tujuan melalui label tersebut perkembangan kesehatan ibu dan bayi bisa terus terkontrol.

“Saya sampaikan bahwa Germas dapat kita lakukan dengan cara melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, serta memeriksa kesehatan secara rutin. Dan yang tak kalah pentingnya adalah membersihkan lingkungan, jangan BAB (buang air besar) sembarangan,” terangnya.

Terkait BAB sembarangan, Neni secara khusus meminta kepada masyarakat Kelurahan Guntung agar BAB menggunakan jamban dan tidak di sungai. Hal tersebut bisa merusak lingkungan dan pasti akan berdampak pada kesehatan masyarakat sekitarnya.  Hal ini penting diingat, karena di Kelurahan Guntung masih ditemukan ada yang BAB di sungai.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca