Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Penyelesaian Jargas Tak Sampai 7,5 Persen Kontrak 2017, Baru Dinikmati Dua Kelurahan

Published

on

MENGECEWAKAN: Proyek jargas yang dikerjakan mulai 2017 belum semuanya rampung. Padahal masa pemeliharaan tinggal tiga bulan.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)
Dibaca normal 1 menit

BONTANG – Pengerjaan jaringan gas (jargas) yang dilakukan PT Torindo Utama Sakti bikin geleng-geleng kepala. Dimulai pada 2017 lalu, hingga jelang akhir 2018 tak juga rampung. Dari 8 ribu sambungan rumah (SR), hanya sekitar 600 SR yang teraliri gas. Alias sekitar 7,5 persen yang gas in.

Torindo berkilah akan menyelesaikan pada Desember mendatang untuk bisa gas in. Sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

Diterangkan Supervisor PT Torindo Utama Sakti, Asrul dari 9 sektor yang harus dikerjakan, baru 4 sektor yang siap atau proses untuk gas in. “Kami hanya menyiapkan untuk gas in. Sedangkan yang mengaliri gasnya dari Pertagas dan PT BME (Bontang Migas Energi),” kata Asrul, Rabu (7/11).

Dijelaskan Asrul, pihaknya juga sedang mempersiapkan satu sektor di Kelurahan Bontang Kuala untuk proses pengaliran gas. Sementara, terkait galian yang belum dikembalikan seperti semula, Asrul menyebut sebagian sudah ditimbun. Dia mengklaim yang tersisa hanya pengaspalan. “Itu kami upayakan sebelum masa pemeliharaan berakhir, yakni Februari 2019.  Hanya tersisa 30 persen,” ungkap dia.

Terpisah, Direktur PT BME Kasmiran Rais mengatakan pihaknya berharap pekerjaan bisa selesai sesuai jadwal. Disebutkan, daerah yang sudah bisa menikmati jargas baru di Kelurahan Satimpo dan Kelurahan Kanaan. Itu untuk proyek yang dikerjakan Torindo. “Dalam waktu dekat, Bontang Kuala menyusul,” jelasnya. (mga)

Advertisement
Comments