Abdul Kadir Isi Kursi Suharna 

SAMARINDA – Jalan panjang pengganti antar waktu (PAW) anggota DPRD Samarinda mendiang Suharna ke Abdul Kadir akhir menuai titik terang. Pasalnya, Gubernur Kaltim Isran Noor diketahui telah menerbitkan surat pemberhentian almarhum Suharna sebagai anggota legislatif Kota Tepian.

Surat keputusan (SK) penunjukan Abdul Kadir dikeluarkan pada tanggal 9 November 2018 dengan nomor surat: 171.2/54/B.PPOD.III/2018 tentang Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Samarinda. Menyusul surat pemberhentian Suharna yang diterbitkan di hari yang sama dengan nomor: 171.3/53/B.PPOD.III/2018 tentang Pemberhentian Anggota DPRD Samarinda.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Sekretariat Kota (Setkot) Samarinda, Sukardi mengaku, salinan surat tersebut telah diterima pihaknya sejak pekan lalu.

“Semua pemberkasan sudah kami selesaikan. Tinggal menunggu persetujuan dari Pak Wali. Sekarang Pak Wali sedang berada di luar kota,” tutur dia, saat disambangi media ini di ruang kerjanya di Balai Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Senin (12/11) kemarin.

Ia belum dapat memastikan kapan wali kota kembali ke Samarinda dan menandatangani berkas tersebut. “Nanti untuk pelantikan dan sebagaimanya itu ketentuan sekretariat dewan,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Golkar Samarinda, Sutamsis membenarkan keberadaan surat pemberhentian dan PAW tersebut. Ia mengaku, surat salinan tersebut baru diterimanya kemarin. “Selanjutnya kami akan menyurati fraksi untuk segera diproses PAW-nya,” ujarnya.

Mengenai penempatan Abdul Kadir nanti, ia menuturkan, ada kemungkinan akan menduduki kursi yang ditinggalkan almarhum Suharna di komisi IV. Namun untuk kepastiannya masih dibahas di internal partai.

“Rencananya begitu. Tapi untuk pastinya akan kami bahas besok (hari ini, Red.) di internal partai. Karena, untuk Golkar ada beberapa posisi kosong di sana,” pungkasnya. (*/dev)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept