Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

Pemkot Audiensi dengan Ketua RT dan Tokoh Masyarakat

Published

on

DIALOG RT: Wali Kota Bontang saat memberi sambutan di acara dialog Ketua RT dan tokoh masyarakat di Auditorium Taman 3 Dimensi.(HUMAS/ADIE)
Dibaca normal 2 menit

BONTANG – Neni Moerniaeni berdialog santai bersama Ketua RT dan Tokoh Masyarakat se-Bontang di Auditorium Taman 3D, Sabtu (10/11). Hadir pula malam itu Ketua DPRD Kota Bontang, Nursalam, Forkopimda Bontang, Mantan Wali Kota Bontang Periode 2001-2011, Andi Sofyan Hasdam dan jajaran Kepala OPD di lingkungan Bontang.

Sekira pukul 20.30 Wita, dialog pun dimulai. Dalam sambutannya, Neni mengucapkan terima kasih atas waktu yang diberikan Ketua RT dan Tokoh Masyarakat untuk hadir dalam dialog audiensi ini.

Sebagai ujung tombak pemerintah, keduanya disebut memiliki peran penting dalam percepatan pembangunan di Kota Taman. Untuk itu, ia mengatakan dialog semacam ini akan digelar rutin tiga kali setahun.

Dalam rangka saling bertukar pendapat guna memformulasikan rencana pelaksanaan dari berbagai aspek. Mendalami permasalahan di masyarakat, mengevaluasi program pemerintah dan mengambil kesimpulan untuk langkah-langkah kebijakan.

“Insyaallah sebentar lagi genap tiga tahun untuk saya dan wakil saya, Basri Rase menjabat sebagai pemimpin Bontang. Tak ada pemerintahan yang sempurna di muka bumi ini, tetapi bagaimana kita mendekati dan meraih kesempurnaan,” tutur Neni.

“Prestasi yang dicapai merupakan prestasi OPD Kota Bontang serta RT se- Bontang. Tidak mungkin rasanya pembangunan berhasil tanpa keberadaan bapak dan ibu sekalian,” sambungnya.

Pada kesempatan ini ia juga menyampaikan komitmennya bahwa setiap tahun ia akan melaporkan kepada masyarakat melalui RT. Mengenai apa saja pencapaian yang telah diraih Pemkot Bontang untuk mewujudkan visi dan misinya.

Neni kemudian melanjutkan laporannya tentang pemenuhan listrik, air, pendidikan, kesehatan, berbagai investasi yang akan masuk ke Kota Taman. Infrastruktur, jargas, produta, komitmen dalam mengatasi bencana banjir dan sebagainya kepada peserta audiensi.

Dialog audiensi dibagi menjadi dua sesi. Secara bergantian, ketua RT tiap kelurahan melontarkan pertanyaan terkait permasalahan yang ada di Kota Taman. Tak sedikit mengajukan usulan terkait pembangunan.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments