Olahraga

Atlet Pelajar Tak Ada Libur Khusus 

SANGATTA – Guna meningkatkan kemampuan untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim, seluruh atlet pelajar mendapat dispensasi hanya saat training center (TC) dan tidak mendapat libur saat pelaksanaan.

Dikatakan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kutim Roma Malau, dalam pelaksanaan Porprov pelajar tidak diberi libur, namun jadwal ujian dimajukan lebih awal. Hal itu bertujuan agar tidak mengganggu mata pelajaran.

“Atlet pelajar dari SMP 1, 2, 3, tidak libur. Tetapi ujiannya dipercepat dari yang lain,” ujarnya saat diwawancarai belum lama ini.

Di tempat yang sama, Kepala SMAN 2 Sangatta Utara, I Ketut Puriata menyatakan telah memberi dispensasi bagi anak didiknya dalam kegiatan TC. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan muridnya dalam menghadapi pertandingan.

“Banyak atlet dari sekolah kami, dan diberi dispensasi saat mereka berlatih, mulai dari tiga pekan hingga sebulan lamanya,” ungkapnya.

Dirinya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh siswanya. Baginya prestasi tidak hanya diukir di bidang akademik saja, namun juga berbakat pada bidang olahraga.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan Porprov ini, bahkan cabor kriket dan panahan 100  persen dari sekolah kami,” tuturnya.

Dia menjelaskan, banyaknya dispensasi yang dikeluarkan disesuaikan dengan kebutuhan waktu masing-masing anak.

“Banyak dispensasi, mungkin di atas 50 orang yang kami beri izin. Karena tempat berlatih beda-beda, ada yang di Samarinda, Tenggarong, bahkan Jakarta,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi ketertinggalan mata pelajaran, pihaknya tetap memberi tugas susulan untuk pelajar yang izin.

“Kemudian semua tugas harus mereka selesaikan usai Porprov. Supaya mereka paham jalur pembelajaran,” tegasnya.

Berbeda halnya dengan dispensasi saat pertandingan dimulai, yakni 1-12 Desember 2018, atlet pelajar diberi dispensasi langsung dari Disdik dan KONI.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang mengatakan jadwal libur sekolah sudah diatur. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Disdik, namun tidak ada libur khusus.

“Libur sekolah sudah disusun, antar kelas satu dan dua, juga sesuai jenjang sekolah. Keterlibatan pelajar sudah direkomendasi lewat Disdik ke sekolah-sekolah, dan tidak ada libur khusus,” bebernya. (*/la)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button