Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Pengadaan Barang Bisa Diusulkan di Produta Sistem Pinjam Pakai, Aset Terdata Milik Pemkot

Published

on

Zemmy Hasz(DOK/BONTANG POST)
Dibaca normal 1 menit

BONTANG – Dalam program Rp 200 juta per RT (Produta) 2019 mendatang, masing-masing RT bisa mengusulkan pengadaan barang. Namun, sistemnya seperti pembagian laptop kepada para guru. Status barang aset milik Pemkot Bontang yang dipinjam pakai oleh masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Camat Bontang Utara Zemmy Hasz. Kata dia, nilai Produta 2019 memang lebih besar yakni mencapai Rp 74,7 jutaan. Naik dari tahun ini yang hanya mencapai Rp 15 juta. “dari nilai itu (Rp 74 juta, Red.) bisa digunakan untuk pembangunan fisik dan pengadaan barang dengan sistem pinjam pakai,” kata Zemmy, Jumat (30/11) kemarin.

Terkait usulan, lanjut zemmy, sudah masuk semua baik itu dari hasil rembug warga juga musrenbang. Sedangkan barang yang bisa diusulkan seperti tarup, kursi, CCTV, dan lainnya. Untuk fisik, karena masuknya sebagai hibah aset, maka setiap tahun tak boleh sama. “Jika tahun ini perbaikan jalan, maka tahun berikutnya untuk kegiatan fisik lainnya, bisa rehab poskamling atau posyandu,” imbuhnya.

Selain itu, dari anggaran tersebut juga sudah masuk insentif Ketua RT, bendahara, dan sekretarisnya. Zemmy menyatakan di 2019 juga insentif Ketua RT naik menjadi Rp 1 juta dari sebelumnya yang hanya Rp 750 ribu. “Kami harapkan Perwali Produta benar-benar bisa konsisten menjalankannya. Jangan sampai ada rekayasa yang bisa menyulitkan pelaksanaan Produta,” ungkap camat yang dinobatkan berprestasi terbaik 1 Pemprov Kaltim 2017 lalu.

Zemmy juga berharap Produta bisa menumbuhkan swadaya masyarakat. Mengingat bantuan anggaran tersebut hanya berupa stimulan supaya masyarakat lebih mandiri. “Intinya jangan terlalu hanyut dengan bantuan pemerintah agar masyarakat bisa lebih mandiri,” pungkasnya. (mga)

Advertisement
Comments