Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Berprestasi di Tengah Keterbatasan Cacian Jadi Motivasi, Kibarkan Merah Putih di Australia

Published

on

BERDAYA: Rizky Erfanda Wahyu Pratama saat sedang menyablon kaos pesanan klien.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)
Dibaca normal 10 menit

Dalam kegelapan kaki itu berlari kencang. Peluh bercucuran membasahi kening. Tanpa tahu sejauh mana langkahnya. Dalam keterbatasan pandangan, batin Iwan melihat jauh ke depan. Mengejar emas demi kebanggaan Bontang. Sayang, tetesan keringatnya tak dapat perlakuan layak.

——————

TAWA kecil Iwan Purnomo terhenti. Tubuhnya terlempar. Jatuh dari tangga rumah. Tak ada luka berarti. Namun peristiwa yang awalnya sekadar bercanda dengan kerabatnya itu mengubah kehidupan pria asal Blora, Jawa Tengah, itu.

Saat itu Iwan masih berusia 5 tahun. Setelah terjatuh, penglihatan Iwan mulai berkurang. Tidak fokus. Itu dirasakan saat masih berada di bangku SD. Kaca mata yang digunakan tidak banyak membantu. Dia mengalami low vision atau kerusakan penglihatan.

Ketika kembali diperiksa, dokter memvonisnya mengidap macular degeneration, atau degenerasi macula. Penyakit mata yang menyebabkan kehilangan penglihatan. “Divonis kelas 1 SMP, dan alhamdulillah saya lulus SMA. Hingga mengikuti pelatihan kecakapan tunanetra di Wiyataguna, Bandung,” jelas Iwan saat ditemui di kediamannya, di Jalan Parikesit, RT 05, Kelurahan Bontang Baru.

BERPRESTASI: Iwan dan Dyah berfoto bersama kedua anaknya.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Kekurangan yang dimilik tak lantas membuat ayah dari 2 anak itu putus asa. Pria kelahiran 1986 itu justru terus berupaya mengembangkan kemampuan dan potensi diri. Baik di bidang kecakapan yang dipelajarinya, maupun olahraga.

Alhasil, Iwan pernah menorehkan prestasi membanggakan yang membawa nama baik Bontang. Dalam multievent Pekan Paralimpik Provinsi Kaltim 2015. Di nomor lari 100 meter, dia sukses mendapat medali perak. Di nomor lari 200 meter dan loncat tinggi, Iwan menyabet medali emas. Sedangkan di event Pekan Paralimpik Nasional nomor estafet 4×400 meter, Iwan mengantongi medali perak.

Sebelumnya1 dari 9 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments