Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Tak Ingin Ada Lagi Perbedaan

Published

on

Dibaca normal 3 menit

SENIN (3/12) kemarin diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional (HDI). Sebagaimana peringatan tahun-tahun sebelumnya,  para penyandang disabilitas hanya ingin hak-hak mereka bisa terpenuhi. Apalagi, di sektor kesehatan dan pekerjaan yang banyak mengalami perbedaan perlakuan.

Ketua DPC Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Cabang Bontang, Dyah Ayu Arifaeny mengatakan, pihaknya telah menggelar lokakarya. Terkait pendalaman Convention on the Rights of Persons with Disabilities (CRPD) UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Pelaksanaan Pembangunan yang berkelanjutan.

“Dua sektor yakni kesehatan, dan pekerjaan, serta ketenagakerjaan yang masih kami perjuangkan,” jelas Dyah saat ditemui di kediamannya, Ahad (2/12) kemarin.

Menurutnya, yang paling dirasakan sangat berbeda dengan masyarakat pada umumnya yakni dalam hal pekerjaan. Dyah yang merupakan lulusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris tak bisa menyalurkan ilmunya karena kekurangannya dalam hal penglihatan.

Sama halnya dengan sang suami, Iwan Purnomo yang mengalami low vision. Padahal dalam UU tersebut jelas tertulis bahwa disabilitas bisa terlibat atau dilibatkan dalam hal pembangunan pemerintah. “Bahkan, pemerintah berkewajiban melaksanakan penghormatan, perlindungan, dan hak-hak penyandang tunanetra di sektor kesehatan,” ujarnya.

Semua hak-hak tersebut, lanjutnya, perlu diperjuangkan demi mewujudkan keadaan yang kondusif bagi penyandang tunanetra. Agar bisa menjalankan kehidupannya sebagai manusia dan WNI yang cerdas. “Kami juga perlu mandiri dan produktif tanpa diskriminasi dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan,” ungkapnya.

Dyah dan Iwan berharap lingkungan, keluarga, masyarakat, pemerintah, juga swasta memberikan kesempatan para penyandang disabilitas untuk berkarya dan mandiri. “Terutama dalam hal kesempatan bekerja. Kami masih sering mendapat diskriminasi. Jadi harapannya bisa diminimalisasi agar dapat ikut berperan dalam hal pembangunan,” pungkasnya.

PEMKOT KOMITMEN PENUHI HAK

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments