Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

HEADLINE

Soal Konflik BUMDes dan PLN, Bupati Tak Ikut Campur

Published

on

Ismunandar(Dhedy/Sangatta Post)
Dibaca normal 1 menit

SANGATTA- Bupati Kutim Ismunandar tak ambil pusing menanggapi perseteruan antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sangatta Utara dengan PLN ULP Sangatta.

Katanya, permasalahan tersebut diminta diselesaikan baik-baik. Sehingga menemukan titik terang dan mendapatkan solusi yang terbaik. Dirinya sebagai bupati, tak sepantasnya terjun untuk mengatasi masalah tersebut. “Biarkan BUMDes yang menyelesaikan. Biar BUMDes yang mengurusi,” singkat bupati.

Dirinya pun meminta kepada kedua belah  pihak bisa menyelesaikan secara internal. Tak harus melibatkan siapapun selama hal itu dapat diatasi.  “Belum ada juga laporan (dari BUMDes, Red.). Jangan ada masalah baru lapor,” tambahnya.

Sebelumnya, terjadi permasalahan antara PLN dan BUMDes Sangatta Utara. Penyebabnya ialah dugaan pemanfaatan listrik secara ilegal.  Diketahui, PLN menemukan kecurangan yang dilakukan oleh oknum demi keuntungan pribadi dan merugikan PLN. Total kerugian ditaksir hingga Rp 40 juta.

Sejatinya, PLN tak memberikan tuduhan kepada BUMDes. PLN hanya mengacu pada aturan, yakni siapa yang mengelola mereka yang bertanggungjawab. Adapun permasalahan lain, PLN tak memiliki kewajiban untuk hal tersebut.

Jika tagihan tak dibayarkan, maka dengan terpaksa pihaknya tak memberikan jaringan listrik kepada BUMDes khususnya di Taman Bersemi. “Intinya PLN melakukan pemeriksaan dan terdapat pelanggaran di lokasi atau lahan (Taman Bersemi, Red.) Yang kami pahami, penanggung jawab untuk lokasi di sana adalah BUMDes. Jadi kami beri berita acara pemeriksaan ke pihak BUMDes  dan segera diselesaikan di kantor,” kata Kepala PLN ULP Sangatta,  Dani.

“Tapi kalau memang tidak ada yang menyelesaikan, maka KWH meter di lokasi tersebut  tidak bisa dinormalkan kembali, ataupun untuk pasang baru kami tidak akan layani,” sambungnya. (dy)

Advertisement
Comments