Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

Pupuk Kaltim Peduli Mitra Binaan  Gelar Sosialisasi serta Pendampingan Pembuatan Merek Dagang dan Hak Cipta 

Published

on

ABADIKAN MOMEN: Para peserta berfoto bersama pihak manajemen Pupuk Kaltim dan narasumber dari Diskop-UKMP Bontang.(Fauzi  / Humas Pupuk Kaltim)
Dibaca normal 2 menit

BONTANG – Beragam produk yang diciptakan dan dihasilkan, harus dilindungi dengan hak cipta dan merek dagang agar terhindar dari usaha pemalsuan. Sadar akan hal tersebut, Pupuk Kaltim menggelar sosialisasi serta pendampingan pembuatan merek dagang dan hak cipta bagi mitra binaan Pupuk Kaltim. Kegiatan yang diikuti oleh 20 perwakilan mitra binaan Pupuk Kaltim tersebut digelar di ruang pertemuan Lantai 3 gedung diklat Pupuk Kaltim, Rabu (5/12) kemarin.

Kegiatan tersebut menggandeng pemerintah kota Bontang yang diwakili oleh Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang sebagai pemateri. Kepala Bidang (Kabid) Diskop-UKMP Yusran menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk fasilitasi kepada para pelaku usaha untuk dapat meningkatkan produk mereka, di mana dengan merek dagang maka produk yang dihasilkan para pelaku usaha tersebut dapat dikenali oleh konsumennya.

“Apabila pelaku usaha telah memiliki merek dagang, maka mereka harus mendaftarkan merek dagang yang mereka miliki agar memperoleh Hak Atas Kekayaan Inteletual (HAKI) dari produk mereka tersebut. Sehingga merek dagang mereka menjadi legal dan tidak dapat dipalsukan,” jelasnya.

Sementara itu Staf Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) Pupuk Kaltim, Irma Safni dalam sambutannya mewakili manajemen Pupuk Kaltim mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Pupuk Kaltim untuk terus meningkatkan kapasitas mitra binaan, khususnya dalam promosi dan pemasaran. Di mana dalam menjalankan bisnis atau usaha, merek dagang dan hak cipta menjadi hal yang sangat penting bagi pelaku usaha.

“Merek dagang dan hak cipta merupakan simbol yang akan membedakan para pelaku usaha. Dengan melakukan penerapan ini, merek dagang dan hak cipta dapat dengan mudah dikenali oleh pelanggan sehingga mengurangi risiko pencurian HAKI yang dimiliki oleh mitra binaan,” ungkapnya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca