Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

587 Peserta CPNS Berhak Ikuti SKB Perebutkan 328 Jatah PNS, Ujian Dibagi Enam Sesi 

Published

on

PENGUMUMAN: Pj Sekprov Kaltim, Meiliana, mengumukan hasil perangkingan tes SKD CPNS kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (5/12) kemarin.(DIRHAN/METRO SAMARINDA)
Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Hasil pemeringkatan (ranking) tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akhirnya diumumkan Pemprov Kaltim, Rabu (5/12) kemarin. Sebanyak 587 peserta CPNS dinyatakan memenuhi syarat dan dapat mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan dilaksanakan akhir pekan ini.

Munculnya 587 nama itu merujuk pada hasil pemeringkatan yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokasi (Kemen-PAN RB) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pusat atas hasil tes SKD sebelumnya.

Sebagaimana Peraturan Kemen-PAN RB nomor 61 tahun 2018, peserta yang tidak lulus tes SKD CPNS sebelumnya, selanjutkan akan dilakukan proses pemeringkatan. Dalam aturan itu, Kemen-PAN RB menurunkan nilai ambang batas menjadi 225 poin.

Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Meilina menerangkan, peserta CPNS yang sebelumnya tidak memenuhi passing grade masuk dalam kelompok dua. Dan akan menjalani tes SKB bersaing dengan sesama kelompoknya.

“Sesuai keputusan Gubernur Kaltim dalam surat nomor 810/II.1-5769/TUUA/BKD/2018 tertanggal 3 Desember 2018, peserta CPNS yang akan mengikuti tes SKB sebanyak 587 orang,” ungkapnya.

Tes SKB akan digelar selama dua hari yakni pada Jumat dan Sabtu tanggal 7-8 Desember 2018. Pelaksanaan ujian akan bertempat di gedung Assesment Center Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim di Jalan Kartini Samarinda (lihat info grafis).

“Seleksi nanti akan dibagi menjadi enam sesi. Pada Jumat sebanyak empat sesi. Kemudian dua sesi sisanya pada Sabtu. Masing-masing sesi akan diikuti 100 peserta. Kecuali sesi keenam, hanya diikuti 87 peserta,” jelasnya.

Dalam perekrutan abdi negara ini, Meiliana menjamin, semuanya dilaksanakan secara terbuka dan akuntabilitas. Karenanya ia memastikan mereka yang nantinya lulus dan terpilih sebagai PNS adalah mereka yang memang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang baik.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments