Pupuk Kaltim Gelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat 

BONTANG – Untuk mendukung visi Pemerintah Kota Bontang yaitu menguatkan Bontang sebagai kota Maritim, pada Selasa (11/12) kemarin PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bekerja sama dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas 1 Loktuan menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat tentang Basic Safety Training (BST) Kapal Layar Motor (KLM), dengan narasumber dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran Minahasa Selatan.

Dijelaskan oleh Ketua Panitia Kegiatan Zulqari Edy, tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk melakukan pembinaan peningkatan keselamatan pelayaran, khususnya untuk masyarakat Bontang. Diklat yang diikuti oleh seratus orang peserta tersebut dilaksanakan selama 4 hari yaitu 11-14 Desember 2018 bertempat di Ballroom Hotel Bintang Sintuk.

Perwakilan Manajemen Pupuk Kaltim Supriadi dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana. Dikatakannya, diklat yang diadakan pada hari itu merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat pesisir oleh Pupuk Kaltim dalam rangka mendukung keselamatan pelayaran.

“Diharapkan para peserta kegiatan ini mendapatkan pendidikan dasar tentang keselamatan pelayaran, sehingga dapat mengurangi risiko yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan kegiatan di laut,” jelasnya.

Sementara itu Plt Kepala Unit Penyelangaraan Kelautan Kelas 1 Loktuan Agus Wiyanto dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang telah bekerja sama dengan UPP kelas 1 Loktuan untuk menyelenggarakan diklat tersebut.

“Saya harap teman-teman peserta dapat menerima semua pelajaran yang didapat selama diklat. Semoga kegiatan seperti ini ke depannya akan ada lagi kelajutannya,” harapnya.

Penyusun Program Diklat Balai Pendidikan dan Pelatihan Pelayaran Minahasa Selatan, Ferdinan yang merupakan salah satu narasumber menjelaskan, materi yang diberikan adalah keselamatan di atas kapal, di mana para peserta diajarkan cara mengatasi keadaan darurat di atas kapal, sehingga apabila suatu waktu terjadi keadaan darurat para peserta tahu cara mengatasinya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept