Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Olahraga

(1) Kutim vs Kukar (0) TUAH TUAN RUMAH 

SANGATTA – Kutim berhasil membuktikan “tuah” Stadion Kudungga sebagai markasnya. Dalam pertandingan final sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim, tim dari Kota Singa itu berhasil mengalahkan Kukar dengan skor 1-0, Rabu (12/12).

Pertandingan sempat diwarnai hujan deras di awal laga. Meski lebih sulit untuk menggiring bola, dan kerap terpleset karena kondisi lapangan yang licin, namun permainan tetap kondusif.  Sekira 30 menit diguyur hujan, permainan masih berlanjut dengan skor 0-0. Setelah hujan dipastikan reda dan berakhirnya babak pertama bahkan satu menit tambahan waktu, skor tidak berubah.

Memasuki menit kedua di babak kedua, atau menit ke 47, Kutim berhasil mencetak satu gol lewat tendangan penalti.  Kutim pun berhasil memberi keunggulan 1-0 hingga berakhirnya pertandingan. Tidak hanya pemain yang terlihat bersemangat, para suporter pendukung baik dari Kutim maupun Kukar masih semangat bersorak kepada pemain meskipun rela diguyur hujan.

PENUTUP PORPROV: Pertandingan final antar Kutim vs Kukar ditutup dengan kemenangan 1-0. Kutim pun berhak atas medali emas dari cabor sepak bola.(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Bupati sekaligus Ketua Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kutim, Ismunandar mengaku bangga atas prestasi yang diraih oleh seluruh peserta yang telah bertanding membawa nama baik daerah. “Meski lapangan licin, tapi permainan kurang lebih sama saja kualitasnya, tetap terjaga. Alhamdulillah kemenangan berpihak pada kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan setelah ini akan ada pembinaan yang menargetkan ke skala nasional. “Pemain kita ini asli dari seluruh kecamatan se-Kutim, mereka akan dibina terus, yang jelas pemerataan. Mereka akan masuk dulu ke liga tiga,” bebernya.

Di tempat yang sama, pelatih tim sepak bola Kutim, Jhony Rining menyiapkan strategi khusus dalam melawan tim lawan. Menurutnya, kemenangan ini karena seluruh atlet mengikuti arahan yang ia berikan. “Seluruh pelatih memiliki strategi, mereka mengikuti instruksi, dengan mengganggu pergerakan kapten Kukar. Karena kunci kekuatan lawan ada padanya,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button