Bontang

Seribu Orang Mudik Natal 

BONTANG – Jelang peringatan hari Natal, transportasi laut dipadati oleh penumpang. KM Binaiya menjadi pilihan penumpang yang hendak menuju Awerange, Makassar, Labuan Bajo, Bima, Benoa, dan Waingapu, Selasa (18/12) dini hari.

Berdasarkan hasil penjualan tiket, diketahui jumlah penumpang mencapai 1.416 orang. Menurut Kasi Sarana dan Prasarana Perhubungan Laut Dinas Perhubungan (Dishub) Welly Sakius, jumlah ini merupakan puncak arus Natal.

“Sebelumnya hanya mencapai 571 penumpang saja. Ini hampir naik tiga kali lipatnya,” kata Welly.

Adapun kapasitas dari kapal mampu mengangkut 962 penumpang. Hanya saja pada kali ini, Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Laut memberikan dispensasi penumpang sejumlah 71 persen dari kapasitas. Artinya tambahannya mencapai 681 penumpang. Jika dikalkulasikan menjadi 1.643 penumpang.

Kepadatan penumpang sendiri telah terlihat sejak pukul 22.00 Wita. Di mana depan ruang tunggu pelabuhan bertumpuk calon penumpang yang menunggu kapal sandar.

Sementara perwakilan PT Pelni, Ujang mengatakan, kemarin (18/12) merupakan keberangkatan KM Binaiya terakhir jelang Natal. Nantinya kapal akan kembali bertolak pada 28 dan 31 Desember. Hanya saja saat itu, jumlah penumpang diprediksi sedikit.

“Ini banyak yang mau merayakan Natal bersama keluarga di kampung halamannya. Jadi jumlah penumpang lebih banyak,” kata Ujang.

Bahkan, jauh-jauh hari tiket untuk tujuan Bima pun telah habis. Alhasil sebagian penumpang yang hendak menuju Bima memilih membeli tujuan Makassar. “Jadi biasanya nanti di atas kapal baru mereka membicarakan dengan petugas. Karena tidak mungkin jika mereka tidak pergi,” ucapnya.

Waktu embarkasi penumpang sendiri menelan waktu satu jam. Jumlah penumpang yang turun pun hanya sekira 100 orang saja. Pukul 04.34 Wita, kapal milik PT Pelni ini berangkat, setelah suling kapal berbunyi tiga kali.

“Proses embarkasi lebih cepat karena penumpang yang menuju Bontang jumlahnya sedikit,” tutur Ujang.

Sebagai informasi, selanjutnya dari pelabuhan Loktuan bakal diberangkatkan KM Egon pada 22 Desember, dengan tujuan Pare-Pare – Batulicin – Surabaya – Lembar – Waingapu.

Akan tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit jika dibandingkan KM Binaiya. Mengingat kapasitas KM Egon hanya mengangkut 544 orang. Ditambah dengan dispensasi dari Kemenhub sejumlah 30 persen atau 164 penumpang. Secara keseluruhan, KM Egon bakal mengakomodir 708 penumpang saja. (ak)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button