Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Advertorial

16 Wajib Pajak Terima Penghargaan dari BPKD Bontang 

BONTANG – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Bontang kembali memberikan apresiasi kepada 16 wajib pajak yang taat membayar pajak pada tahun 2018. Pemberian penghargaan itu dirangkai dengan upacara peringatan Hari Bela Negara, Rabu (19/12). Bertempat di Lapangan Parkir Auditorium 3 Dimensi, Jalan Awan Long, Kelurahan Bontang Baru.

Di mana, pembayaran pajak daerah adalah sebagai bentuk bela negara dari masyarakat di era pembangunan. Maka Pemkot Bontang melalui BPKD memberikan piagam penghargaan dan plakat kepada perusahaan swasta, negeri, maupun perorangan yang ada di Kota Taman.

Hal ini dibenarkan Kepala BPKD Bontang, Amiluddin. Penghargaan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada rekanan maupun masyarakat, baik itu perusahaan industri, perusahaan badan usaha milik negara dan daerah, maupun industri rumahan yang memiliki usaha. Di mana potensi pajaknya cukup tinggi.

“Supaya memberi motivasi kepada masyarakat lain agar taat bayar pajak. Dengan taat pajak itu suatu kegiatan dan kewajiban yang dilakukan oleh masyarakat untuk mempertahankan atau membela negera ini,” terangnya.

BERI APRESIASI: Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Forkopimda berfoto bersama ke-16 Wajib Pajak usai menerima piagam penghargaan dan plakat.(HERMAN/HUMAS PEMKOT)

Dia menambahkan, penghargaan ini diberikan kepada wajib pajak yang tepat waktu membayar pajak. Tidak melewati bulan September pada tahun tersebut.  Tentunya, potensi-potensi pajak ini dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) di kota Bontang untuk kesejahteraan masyarakat. Ia berharap, ke depan semakin banyak perusahaan maupun perorangan dapat menerima penghargaan seperti ini.

“Karena ada batasnya bulan September. Tidak melewati itu kita anggap mereka tepat melakukan pembayaran pajak. Artinya mereka tidak didenda dan sebagainya. Kan aneh jika tepat waktu membayarkan gaji karyawan tapi tidak tepat membayar pajak,” tutup Amiluddin. (ra)

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button