Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Bontang

MENGIRINGI SAMPAI AKHIR

DUA tahun lima bulan, saya menjalani kerja profesional sebagai jurnalis di Bontang Post. Namun, sejatinya hampir delapan tahun lamanya saya sudah “terhubung” dengan media lokal konten terbesar di Kota Taman ini. Semua bermula saat Bontang Post meluncurkan program Student Journalism pada Februari 2011.

Kala itu, pengasuh program tersebut Mas Faisal Rahman. Saat mendaftar, beliau menanyakan keyakinan saya  yang masih siswa SMA kelas 11 ini untuk mengikuti program ini. Sebab, para siswa yang mengikuti program Student Journalism akan menjalani kerja-kerja yang serupa dengan jurnalis profesional lainnya. Saya pun menyatakan sanggup dan yakin bisa mengikuti ritme tersebut.

Saya pun langsung diberi penugasan menulis berita di sekolah. Tanpa pikir panjang, saya mencoba apa yang sudah diajarkan guru saya tentang teknik dasar jurnalistik, yakni menulis sesuai 5W+1H lengkap dengan wawancara narasumber. Esoknya, saya serahkan ke Mas Faisal. Dengan cepat, beliau langsung menyunting berita saya sekaligus memberikan penjelasan tentang kesalahan dan bagaimana seharusnya yang benar.

Pun beliau memuji tulisan pertama saya yang dinilai “berbeda”. Sebab, biasanya siswa menulis tentang prestasi ataupun profil guru dan siswa, saya justru kritis terhadap sekolah. He… he…. Sejak itu pula, saya mencintai jurnalistik, dan ingin belajar lebih jauh dari profesi ini. Beberapa mentor yang sempat mengajari saya di bidang jurnalistik tak hanya Mas Faisal. Ada Pak Chrisna Endrawijaya (Redaktur Pelaksana Bontang Post, sekarang CEO Kaltim Post Group), dan Pak Agus Susanto (General Manager Bontang Post, sekarang komisioner Bawaslu Bontang).

Singkatnya, saya menjadi karyawan percobaan setelah menjalani program Student Journalism Bontang Post selama setahun. Kerja-kerja jurnalis yang sebenarnya pun mulai dikerjakan. Tak hanya ke sekolah-sekolah. Namun hal tersebut tak berlangsung lama. Sebab, April 2012 saya memutuskan untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi. Saya pun berjanji, akan kembali ke media ini dan memberikan ilmu yang saya punya selepas kuliah.

1 2 3Laman berikutnya

Related Articles

Comment

Back to top button