Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Breaking News

Kontraktor Minta Kantor BPKAD Ditutup

SANGATTA – Para kontraktor tampaknya sudah geram. Sampai-sampai mereka meminta kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kutim ditutup. Penutupan sampai batas waktu yang tak ditentukan. Sampai semua utang Pemkab Kutim kepada kontraktor lunas tanpa sisa.

“Jangan dibuka dulu kantor (BPKAD) ini sebelum adanya pembayaran (utang). TTD kontraktor,” tulis perwakilan kontraktor di semua kardus di depan kantor BPKAD.

Saat aksi yang digelar Jumat (28/12) lalu itu juga, para kontraktor masuk ke dalam ruangan pekerja. Semua diminta menghentikan aktivitas kerja. Terlihat jelas kekecewaan para  kontraktor kepada BPKAD. Beberapa  pegawai pun meninggalkan lokasi.

Secara bersamaan, beredar pula pesan singkat yang diduga perintah dari Bupati. Agar semua pejabat di Pemkab Kutim menghadiri rapat mingguan Coffee Morning di Ruang Meranti, Senin, (31/12).

“Kepada yth. sdr. sekda, seluruh assisten, seluruh KA SKPD, seluruh Kabag dilingkungan Setkab, ka RSUD serta  seluruh staf ahli agar mengikuti coffee morning ahir tahun 2018. bagi yg berhalangan hadir agar melaporkan ke Wakil Bupati. Tks,” tulis pesan tersebut.

Sebelumnya, para kontraktor berunjuk rasa di kantor BPKAD. Unjuk rasa sudah beberapa kali dilakukan. Lantaran mereka lagi-lagi terancam dililit utang seperti tahun sebelumnya. Bedanya, tahun ini tak ada edaran pemotongan anggaran dari pemerintah pusat kepada Pemkab Kutim secara resmi.

Anggaran yang tak menetes ke pihak ketiga disebut-sebut oleh sejumlah pejabat di lingkungan pemkab dikarenakan tak ditransfer oleh pusat. Belum diketahui pasti sebabnya. Berbeda dengan tahun lalu, di mana Kementerian Keuangan melakukan kebijakan pemangkasan anggaran dengan secara resmi diumumkan.

Kontraktor yang diperkirakan lebih dari 100 orang sudah berunjuk rasa di Kantor BPKAD Kutim. Orasi yang dikeluarkan membahas tentang kinerja pemerintahan. Dalam melakukan pembayaran pekerjaan dan pengelolaan keuangan.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Comment

Back to top button