Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]

Connect with us
Bermita Bersama Kami

Bontang

Isu 7 Kontainer Surat Suara Sudah Tercoblos, Ini Kata KPU Bontang

Published

on

HOAKS: KPU dan Bawaslu RI memastikan tidak ada tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok. (Ilustrasi)
Dibaca normal 2 menit

BONTANG – Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang, Basir menyebut isu adanya surat suara sebanyak tujuh kontainer yang sudah tercoblos adalah berita bohong atau hoaks. Hal ini pun juga sudah diklarifikasi oleh Ketua KPU RI Arief Budiman di Jakarta, hari ini (3/1). “Sudah dipastikan hoaks,” kata Basir.

Dirinya berujar, isu hoaks yang digulirkan adalah upaya untuk mengacaukan dan membuat gaduh negara. Selain itu, dirinya merasa adanya tujuh kontainer surat suara tercoblos itu tak logis. Sebab, barang dari luar negeri pasti melewati pemeriksaan yang ketat. “Apalagi tujuh kontainer, butuh tempat yang sangat besar untuk menyimpan itu,” sebutnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak termakan isu hoaks, terlebih jelang pemilu 2019 yang semakin dekat. “Diklarifikasi, cross check terlebih dulu, jangan langsung di-share jika berita tersebut belum jelas kebenarannya,” pesannya.

Sebelumnya, KPU dan juga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI langsung bergerak melakukan pengecekan ke Tanjung Priok. Itu terkait adanya isu surat suara Pilpres 2019 sebanyak tujuh kontainer yang telah tercoblos.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya tidak menemukan adanya tujuh kontainer surat suara pilpres 2019 yang kabarnya sudah dicoblos itu. Karena dirinya mendapatkan rekaman suara yang beredar lewat pesan Whats App (WA) soal jutaan isu surat suara yang sudah tercoblos.

“Terkait dengan ada tujuh kontainer ‎dari Tiongkok yang dikabarkan dalamnya berisi masing-masing 10 juta surat suara, dan katanya satu sudah dibuka dan ketahuan sudah ada coblosannya untuk nomor 01. Dan disampaikan katanya sudah disita oleh KPU. Kemudian temuan pertamanya katanya juga dilakukan oleh salah satu marinir dari TNI AL seperti info yang bededar, itu tidak benar” ujar Arief Budiman di Kantor Bea Cukai, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (3/1) dini hari, dilansir dari laman jawapos.com.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments