Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]

Connect with us
Bermita Bersama Kami

Sepakbola

Kasus Match Fixing, Sudah Ada Bukti, Hidayat Bisa Tersangka Vigit Waluyo Segera Diperiksa

Published

on

Hidayat. (NURIS/JAWA POS)
Dibaca normal 3 menit

JAKARTA – Jumlah tersangka kasus match fixing mungkin bakal bertambah. Itu sejalan dengan upaya Satgas Antimafia Bola yang gencar melakukan pemeriksaan dan mencari bukti-bukti valid.

Salah seorang yang bakal diperiksa satgas adalah mantan anggota Exco PSSI Hidayat. Rencananya, Hidayat menjalani pemeriksaan hari ini di Bareskrim Polri pukul 10.00 WIB.

Hidayat dipanggil terkait upaya pengaturan skor yang melibatkan tim Liga 2, Madura FC. Saat itu dia meminta Manajer Madura FC Januar untuk timnya mengalah kala bersua PSS Sleman pada matchday kedua 2 Mei silam. Dia mengiming-imingi Januar Rp 150 juta. Namun, pria 48 tahun tersebut dengan tegas menolak.

Bahkan, Januar dimintai keterangan oleh Satgas Antimafia Bola Kamis lalu (27/12). Pada kesempatan itu pula, pria kelahiran Pasuruan, 9 Januari 1969, tersebut juga menyerahkan bukti kepada Satgas Antimafia Bola. ’’Sudah ada bukti percakapan WhatsApp. Saya berharap, bukti itu cukup kuat,’’ kata Januar saat dihubungi Jawa Pos.

Nah, karena sudah ada bukti, Januar tentu berharap banyak kepada tim satgas. Dia ingin agar ada efek jera bagi pelaku match fixing. ’’Saya juga berharap agar satgas menelusuri siapa yang meminta Pak Hidayat agar Madura FC mengalah. Sebab, kalau ketahuan siapa oknum tersebut, akan terbuka pintu berikutnya,” tambah Januar.

Memang, hingga saat ini belum diketahui siapa dalang di balik upaya pengaturan skor yang dilakukan Hidayat. Dalam acara talkshow Mata Najwa, Hidayat sempat mengatakan bahwa ada oknum dari PSS Sleman yang menghubungi dirinya dan meminta agar Madura FC mengalah. Tapi, hingga sekarang belum terbukti. Lagi pula, kubu PSS sudah membantah terlibat match fixing, termasuk dengan Hidayat.

Karena itu, nanti Hidayat dicecar pertanyaan soal upaya pengaturan skor tersebut. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, pemeriksaan bisa berlangsung hingga sore hari. Jumlah penyidik yang akan melakukan pemeriksaan juga masih dirahasiakan. Termasuk siapa saja yang akan melakukan penyidikan. Tujuannya jelas, agar kinerja tim Satgas Antimafia Bola lebih maksimal.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments