Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]
Dahlan Iskan

Hijab Pertama

Pernah ke Somalia?

Pernah.

Kapan?

Tahun lalu.

Lho, tahun lalu kan, ke Amerika?

***

Benar. Tapi ada ‘distrik Somalia’ di Amerika. Yang sekarang bikin heboh. Mengubah sejarah Amerika.

Letak distrik itu di negara bagian Minnesota. Saya ke sana. Makan di sana. Salat Jumat di sana.

Serba Somalia.

Salah satu wanitanya terpilih jadi anggota DPR Amerika: Ilhan Omar. Dilantik tanggal 3 Januari lalu. Pakai jilbab. Satu-satunya di DPR Amerika.

Ilhan wanita Islam pertama jadi DPR Amerika. Sebenarnya berdua. Dengan Rashida Tlaib. Wanita Palestina. Wakil dari Detroit Selatan. Tapi Rashida tidak pakai jilbab.
Amerika terpaksa mengubah undang-undang. Untuk satu orang Ilhan. Agar tetap bisa pakai jilbab.

UU lama mengharuskan anggota DPR mencopot tutup kepala. Siapa pun. Saat masuk ke ruang sidang. UU itu sudah berumur 181 tahun.

DPR menyediakan tempat topi. Di luar ruang sidangnya. Tapi topi Ilhan itu bukan sembarang topi. Itu jilbab. Yang sudah dikenakannya sejak lama. Pun saat kampanye. Pemilih tahu. Ilhan pakai jilbab. Bahkan jadi identitasnya. Meski biasanya jilbab itu hanya menutup rambutnya. Leher dan tengkuknya tetap terbuka.

Tentu tekanan sangat kuat. Agar Ilhan mencopot jilbab. Saat masuk ruang sidang. Agar tidak perlu mengubah UU. “Hanya saya yang berhak mencopot jilbab ini,” ujar Ilhan.

Dia kekeuh. Hak itu dijamin UU Dasar. Lebih tinggi dari UU. Tapi Ilhan tidak pernah menantang-nantang. Misalnya mengancam tidak mau dilantik.

Ia hanya selalu mengatakan satu kalimat itu.

Kebetulan partai Demokrat menguasai DPR. Cepat sekali. Sehari sebelum pelantikan UU itu diubah. Tidak perlu pansus. Begitu fleksibelnya Amerika.

Ilhan dilantik dengan jilbab hitam. Kali ini penuh. Sampai menutup leher.

1 2 3Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button